PDGPANJANG, METRO–14 Calon Legislatif (Caleg) bertarung di daerah pemilihan (Dapil) 6 Tingkat 1 Provinsi. Dipastikan suara massa pemilih terpecah di Padangpanjang, Batipuh, X Koto (Pabasko). Memiliki basis suara di luar Pabasko, peluang Politisi PAN Kota Padangpanjang, Allex Saputra terbuka sangat lebar untuk ke Provinsi.
Keikutsertaan Owner Grand Azizi Kota Padangpanjang, Allex Saputra di kancah politik telah memantik perhatian dari banyak pihak. Sebagai Caleg Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi baru, dukungan terus mengalir khususnya di dapil 6 Sumatera Barat (Sumbar).
Dapil 6 meliputi sejumlah kabupaten dan kota, diantaranya Kota Padangpanjang, Tanah Datar, Kota Sawahlunto, Kabupaten Dharmasraya dan Sijunjung.
Mencuatnya nama Allex Saputra sebagai salah satu kontestan politik di pileg tingkat 1 Provinsi 2024 mendatang, mendapatkan respon positif sekaligus dukungan masyarakat yang terus mengalir. Tidak hanya masyarakat akar rumput, dukungan tersebut dituainya dari sejumlah Ormas, generasi milenial, bahkan dukungan para caleg tingkat 2 kabupaten dan kota di Padangpanjang, Batipuh dan X Koto (Pabasko).
Tak hanya memiliki massa pemilih di Pabasko, Allex Saputra juga memiliki basis kuat di daerah kelahirannya Sungai Tarab, Tanjung Baru, Salimpaung dan Sungayang (Tarantang Sayang) di Kabupaten Tanah Datar.
Sebelumnya tercatat total pemilih di Tarantang Sayang sekitar 72 ribu pemilih. Dari Informasi yang berhasil dihimpun Posmetro, selain Allex Saputra, sebagai anak nagari Tarantang Sayang, juga ada nama Arkadius dari Partai Demokrat yang merupakan petahana.
Sementara itu sejumlah caleg di dapil 6 dari Kota Padangpanjang yang ikut kontestasi politik DPRD Provinsi yaitu Rosman dari Partai Demokrat, Ahmad Bram dari Partai PKB, Mesra dan Yulius Kaisar dari Partai Gerindra. Sementara ada nama Novi Hendri dan Ervendi dari Partai Golkar, Erick Hamdani dari Partai Nasdem. Nasrullah Nukman dan Mahendra dari Partai PKS, Muslim dari dari Partai Umat dan ada Joni Indra Utama dari Partai Perindo.
Sementara dari Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Padangpanjang ada nama Allex Saputra, Wakil Ketua DPD PAN Kota Padangpanjang juga mengisi list kontestasi Pileg untuk DPRD Provinsi, yang juga diikuti Donny Karsont dan Bukhari.
Salah seorang aktivis muda yang juga pemerhati politik di Kota Padangpanjang, Ahmad Fadli menilai sederetan nama- nama tersebut dipastikan akan bertarung dalam kontestasi pileg tingkat 1 Sumbar mendatang. Mereka adalah putra daerah dan berdomisili di Pabasko.
Sementara itu dari belasan caleg tersebut, ungkap Ahmad Fadli, menilai kondisi tersebut memberikan peluang sangat besar kepada Owner Grand Azizi untuk mendapatkan dukungan suara lebih banyak.
Analisa perolehan suaranya, ungkap Ahmad Fadli, menjelaskan melihat daftar kontestasi politik DPRD Provinsi khususnya dari dapil 6 tersebut diprediksi suara pemilih Pabasko akan terpecah.
“Meleburnya dukungan suara ini, tentunya akan memperkecil peluang bagi caleg yang memiliki massa pemilih Pabasko. Saya kuatir, Padangpanjang tidak memiliki perwakilan rakyat di DPRD Provinsi di tahun 2024 mendatang.
Bagi caleg incumbent, diungkapkan Ahmad Fadli, kondisi Pabasko tersebut tentunya akan menjadi sebuah tantangan berat untuk mendapatkan dukungan massa pemilih lebih banyak.
“Ya, meskipun para incumbent memiliki kesempatan lebih banyak untuk mendekat pada masyarakat melalui program- programnya. Namun, saya yakini masyarakat pemilih sudah cerdas dalam menentukan pilihannya,” ujar Ahmad seraya menyampaikan peluang incumbent akan semakin terjepit.
Menyikapi hal tersebut, sebut Ahmad Fadli melanjutkan masyarakat dalam menyongsong pileg 2024 provinsi, masyarakat mesti jelimet dalam menentukan pilihannya agar Pabasko tetap memiliki putra putri terbaiknya duduk di kursi dewan provinsi sebagai perwakilan rakyat.
Ada istilah atau buah bibir orang awak yang mengibaratkan sebuah kondisi ke sia siaan. “Minyak abih Samba Tak Lamak”, “Umpan Abih Di Aie, artinya, jangan sampai ada tindakan atau pilihan tanpa memikirkan sebab dan akibatnya.
“Allex Saputra memiliki peluang lebih besar untuk duduk di kursi dewan,” jelasnya.
Sementara itu menyigi sosok Allex Saputra sebagai pengusaha muda berani mengambil langkah politik untuk mewujudkan aspirasi masyarakat yang belum terakomodir oleh Pemerintah.
Terpisah, Allex Saputra mengatakan, banyak hal yang menjadi pertimbangannya sebelum memastikan diri terjun ke dunia politik. Sejumlah persoalan masih saja mendera masyarakat, seperti minimnya lapangan pekerjaan yang menimbulkan tingginya tingkat pengangguran yang berdampak pada kesejahteraan masyarakat.
Banyak sektor yang harus menjadi perhatian serius, salah satunya sektor Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), peningkatan sumber daya manusia (SDM),peningkatan karakter meliputi pendidikan, khususnya Agama, olahraga yang perlu dibenahi secara regulasi.
“Ya, kondisi ini tentunya menjadi catatan penting, sekaligus beban moral bagi kita bersama untuk mencari sebuah solusi yang berpihak kerakyat,” ungkap Allex Saputra.
Melangkah ke jalur politik, lebih lanjut Allex Saputra mengatakan banyak support dan dorongan masyarakat, tokoh adat, alim ulama Pabasko dan Tarantang Sayang. “Insyaallah, saya akan berusaha untuk menjadi pelayan sekaligus pejuang aspirasi masyarakat yang belum terakomodir
Selain petugas partai PAN Kota Padangpanjang, Allex Saputra juga salah seorang organisator yang telah memberi bukti kontribusinya di tengah- tengah masyarakat sebagai bentuk implementasi dalam membantu masyarakat dalam banyak hal.
Banyak program kemasyarakatan, pemuda atau sekelompok kecil masyarakat. Melalui organisasi dirinya mampu bersinergi dengan masyarakat dalam kegiatan sosial.
“Menjadi pengusaha muda sukses Allex telah memberikan kontribusi secara langsung dalam mensejahterakan masyarakat,” ungkap salah seorang tokoh masyarakat Padangpanjang, Mak Kayo, seraya mengaku dirinya bukanlah orangnya Allex Saputra. Namun, ia mengaku dirinya adalah orang yang berdoa dan berharap Allex Saputra mendapatkan kursi dewan sebagai perwakilan masyarakat Pabasko. (rmd)






