AIEPACAH, METRO–Langit Kota Padang kembali diselimuti kabut asap tebal. Kondisi ini terjadi sejak dua hari belakangan ini. Kualitas udara yang tidak baik ini akan dapat memicu meningkatnya penyakit ISPA.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Padang Mairizon, Selasa (12/9) mengatakan, kabut asap kembali datang setelah beberapa hari sebelumnya Kota Padang sempat diguyur hujan. Cuaca panas dan hujan yang tidak turun sejak beberapa hari terakhir, membuat kualitas udara buruk dan kabut asap juga menebal.
Berdasarkan pantauan stasiun AQMS Kota Padang, udara di Kota Padang tidak lagi berada di kategori baik. Sejak hujan tidak turun, udara di Padang berkategori sedang.
“Kita selalu lakukan pemantauan kualitas udara setiap pagi,” sebut Mairizon.
ISPU Kota Padang pada Senin dan Selasa pagi berkategori sedang dengan nilai 63. Mairizon terus mengimbau warga untuk tidak membakar sampah. Serta membuang sampah pada tempatnya.
“Kita juga ingatkan para petani, apabila panen, jerami agar tidak dibakar karena menambah pekatnya kabut asap,” kata Mairizon.
Selain itu, Mairizon juga mengimbau warga untuk sementara tidak banyak beraktifitas di luar ruangan. Apabila berada di luar ruangan, diharapkan untuk memproteksi diri dengan mengenakan masker.
“Kota Padang lebih beruntung dibanding daerah lain, saat Elnino ini kita masih diguyur hujan, sedangkan di daerah lain mengalami kekeringan,” pungkasnya. (cr2)






