AGAM/BUKITTINGGI

Pertama Kalinya, Bukittinggi Miliki Kampung Bebas Narkoba

0
×

Pertama Kalinya, Bukittinggi Miliki Kampung Bebas Narkoba

Sebarkan artikel ini
GUNTING PITA— Walikota Bukittinggi Erman Safar melakukan pengguntingan pita peresmian Kampung Bebas Narkoba di Kelurahan Campago Ipuah, Kecamatan Mandiangin Koto Selayan (MKS), Selasa (12/9).

BUKITTINGGI, METRO–Kota Bukittinggi kini memiliki Kampung Bebas Narkoba yang dicanangkan sebagai pilot project daerah penyelamatan generasi bangsa dari bahaya narkoba.

“Kelurahan Campago Ipuah, Kecamatan Mandiangin Koto Selayan (MKS) sebagai kampung bebas narkoba, bertujuan untuk menciptakan tempat yang aman bagi generasi muda tumbuh dan be­r­kembang tanpa terpengaruh oleh pengaruh buruk nar­koba,”ujar Kapolresta Bukittinggi, Kombespol Yessi Kurniati, Selasa (12/9).

Ia mengharapkan kampung bebas narkoba ini dapat membangkitkan kesadaran masyarakat untuk menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah mereka.

“Kampung Bebas Narkoba ini merupakan langkah proaktif yang diambil oleh Polresta Bukittinggi dan pemerintah daerah untuk melawan peredaran narkoba yang semakin mengkhawatirkan di masyarakat,” kata dia.

Kapolresta Bukittinggi juga mengajak seluruh warga masyarakat, terutama pa­ra orang tua, untuk aktif terlibat dalam program mencegah peredaran narkoba.

Baca Juga  Pertajam Kemitraan, SMKN 2 Rakor Bersama 22 Industri Mitra

“Peran orang tua sangat penting dalam mendidik anak-anak mereka tentang bahaya narkoba dan mengawasi aktivitas mereka di ling­kungan sekitar hingga dapat mengurangi angka penyalahgunaan narkoba dan memberikan perlindungan yang lebih baik bagi masyarakat, terutama generasi muda,” katanya.

Wali Kota Bukittinggi, Erman Safar, menyampaikan dengan digagasnya Kelurahan Campago Ipuah sebagai kampung bebas narkoba, diharapkan, tidak ada lagi kasus narkoba di Bukittinggi.

“Narkoba dapat merusak tatanan sosial lain, berpengaruh pada tindak kriminal lain, kita berharap, angka tindak penyalahgunaan narkoba dapat dikurangi dan tindak kriminal lainnya pun juga berkurang, rarget kita nol narkoba,” kata Erman.

Untuk mendukung program kampung bebas narkoba ini, Wako sebagai kepala pemerintahan, akan mendukung seitap kegiatan positif kepemudaan yang dilaksanakan dan meminta dalam beberapa bulan nanti juga dibentuk minimal dua kelurahan lagi di Bukittinggi, untuk dijadikan kampung bebas narkoba.

Baca Juga  Peringati Perang Manggopoh, HUT Lubuk Basung dan HUT RI, Kecamatan Lubuk Basung bakal Gelar Pentas Seni Meriah

“Nantinya kita akan lombakan. Bagi yang terbaik, kasus narkobanya minim, akan diberikan reward dari Pemko berupa CCTV di kelurahan untuk memantau aktifitas di area publik,” ujar Wako.

Kepala BNNK Payakumbuh, M. Febrian Jufril, menyampaikan, BNN mengapresiasi dan mendukung Kelurahan Campago Ipuah jadi Kampung bebas dari narkoba sebagai wujud kebijakan pemerintah terkait akselerasi perang dengan narkoba.

“Kita harus bersinergi untuk mengatasi masalah narkoba, karena ini tanggung jawab kita semua, tolak segala bentuk penyalahgunaan dan peredaran narkotika,” pungkasnya. (pry)