BERITA UTAMA

Survei Polling Institute: Prabowo Unggul dari Ganjar dan Anies

0
×

Survei Polling Institute: Prabowo Unggul dari Ganjar dan Anies

Sebarkan artikel ini
BACAPRES— Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan

JAKARTA, METRO–Tiga nama bakal calon presiden (Capres) pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 diadu oleh lembaga survei Polling Institute. Hasilnya, Prabowo Subianto berada pada posisi teratas, disusul Ganjar Pranowo, dan Anies Baswedan.

“Dalam simulasi tiga atau dua nama, Prabowo tampak lebih mendapat dukungan publik ketim­bang Ganjar atau Anies,” kata peneliti Polling Institute Kennedy Muslim saat memaparkan hasil survei bertajuk ‘Peta Persaingan Capres-Cawapres dan Isu-Isu Terkini’ secara virtual, Minggu (10/9).

Dia menjelaskan dalam simulasi tiga nama, elek­tabilitas Prabowo berada di angka 36,3 persen. Di posisi kedua menurut dia, ada Ganjar dengan 32,4 persen, lalu Anies dengan duku­ngan 20 persen.

Dalam simulasi dua na­ma antara Prabowo dan Anies, elektabilitas Prabo­wo semakin meningkat yaitu sebesar 56 persen. Semen­tara itu, Anies men­dapatkan dukungan 26 per­sen dan responden yang tidak men­jawab sebesar 18,1 persen.

“Dalam simulasi dua nama antara Prabowo dan Ganjar, dukungan untuk Prabowo sebesar 47,9 per­sen. Sementara Ganjar hanya memperoleh 38,3 persen,” ujarnya.

Kennedy menjelaskan keunggulan Prabowo juga terjadi di kelompok demo­grafi, dibandingkan Ganjar dan Anies. Menurut dia, Prabowo unggul di wilayah Sumatera, Banten, Jawa Barat, Jawa Timur, Sula­wesi, Bali-Nusa, dan Ma­luku-Pa­pua. Ganjar unggul di Jawa Tengah dan Kali­mantan, sementara itu Anies unggul di DKI Jakarta.

Peneliti politik Indonesia dari Havard University Seth Soderborg, mengung­kapkan bahwa keluarnya PKB dari Koalisi Indonesia Maju (KIM) tidak akan meng­gerus signifikan dukungan pemilih di Jawa Timur (Ja­tim) kepada Prabowo.

Hal itu menurut dia ka­rena PKB dalam setahun terakhir sebelum ber­pin­dah dukungan, sempat me­nyosialisasikan Prabo­wo sebagai capres.

“PKB berbasis kiai dan kiai sudah setahun penuh sosialisasi untuk men­du­kung Prabowo. Akan ada beberapa yang masih ting­gal sama Prabowo (setelah PKB keluar dari KIM),” katanya.

Polling Institute mela­kukan survei dalam ren­tang 21-25 Agustus 2023. Survei dilakukan melalui sambu­ngan telepon de­ngan pewawancara terlatih.

Survei tersebut meli­bat­kan 1.201 responden de­ngan tingkat keperca­yaan mencapai 95 persen dan margin of error sekitar 2,9 persen. Pendaftaran bakal calon presiden dan wakil presiden dijadwalkan pada 19 Oktober 2023 sam­pai dengan 25 November 2023.

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu (UU Pemilu) pasangan calon presiden dan wakil presi­den diusulkan oleh partai politik atau gabungan par­tai politik peserta pemilu yang memenuhi persya­ratan perolehan kursi paling sedikit 20 persen dari jumlah kursi DPR atau memperoleh 25 persen dari suara sah secara nasional pada pemilu anggota DPR sebelumnya.

Saat ini ada 575 kursi di parlemen sehingga pasa­ngan calon presiden dan wakil presiden pada Pilpres 2024 harus memiliki duku­ngan minimal 115 kursi di DPR RI. Bisa juga pasangan calon diusung oleh parpol atau gabungan parpol pe­serta Pemilu 2019 dengan total perolehan suara sah minimal 34.992.703 suara. (jpg)