BERITA UTAMA

Pengedar Bekebun Ganja di Belakang Rumah

0
×

Pengedar Bekebun Ganja di Belakang Rumah

Sebarkan artikel ini
TANAM GANJA— Pelaku BH (35) yang kedapatan menanam ganja di kebun belakang rumahnya ditangkap jajaran Polres Tanahdatar.

TANAHDATAR, METRO–Tak sadar aksinya sudah terendus, Tim Tarantula Satrenarkoba Polres Tanahdatar menggerebek rumah pengedar ganja di Kecamatan Tanjung Baru. Namun yang bikin Polisi kaget, di kebun belakang rumah yang digerebek itu, ditemukan puluhan pohon ganja.

Bahkan, pengedar berinisial BH (35) itu menya­markan pohon ganja tersebut dengan menanamnya di antara tanaman sayur-sayuran. Selain mene­mukan puluhan batang pohon ganja, petugas juga menemukan satu paket sedang ganja kering yang kondisinya siap dijual.

Kapolres Tanahdatar AKBP Derry Indra mengatakan, penangkapan terhadap pelaku BH dilakukan pada Kamis (7/9), setelah pihaknya mendapatkan informasi terkait bisnis ha­ram yang dijakankannya. Penangkapan pun dilakukan di kediaman BH.

“Pelaku  kita tangkap di dalam rumahnya di Kecamatan Tanjung Baru.  Setelah ditangkap, kami lakukan penggeledahan di da­lam rumah dan berhasil kami temukan satu paket ganja kering ukuran sedang yang diduga akan dijual oleh pelaku,” AKBP Derry Indra, Jumat (8/9).

Tak puas hanya menemukan satu paket, dikatakan AKBP Derry Indra, petugas kemudian melakukan penyisiran ke luar rumah pelaku hingga ke kebun sayur yang berada di belakang rumah pelaku.

“Dari penyirisan itu, kami menemukan lagi 21 batang pohon ganja.  Saat diinterogasi di depan saksi-saksi, tambah Derry, pelaku mengakui bahwasannya dan barang bukti yang ditemukan tersebut miliknya,” jelas AKBP Derry Indra.

Ditegaskan AKBP Derry Indra, pelaku BH memang sengaja menanam ganja itu dan setelah pa­nen rencananya akan dijual untuk mendapatkan uang. Saat ini, pihaknya masih terus melakukan pendalaman untuk mengungkap jaringannya.

“Pelaku dan barang bukti saat ini sudah di Pol­res Tanahdatar untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Menurut pengakuannya, ia menanam itu untuk pertama kalinya. Tapi kita tidak bisa percaya begitu saja. Makanya, penyidik akan terus melakukan pendalaman,” tukasnya. (ant)