SAWAHLUNTO/SIJUNJUNG

Kapolsek Bubarkan Tawuran SMK N 2 – SMAN 1, Polisi Amankan 20 Orang Siswa

2
×

Kapolsek Bubarkan Tawuran SMK N 2 – SMAN 1, Polisi Amankan 20 Orang Siswa

Sebarkan artikel ini
ORTU DIPANGGIL—Kapolsek Barangin Iptu Joni Indra, memberikan arahan pada orang tua siswa yang bermasalah terlibat tawuran.

SAWAHLUNTO, METRO–Kapolsek Barangin Iptu Joni Indra, SH, berserta personelnya bubarkan tawuran antar siswa SMA N 1 Sawahlunto dengan SMK N 2  yang sedang berlangsung di Jalan Umum dekat Kantor Desa Talago Gunung, Senin (4/9). Menurut Kapolsek Ba­rangin pihaknya menda­pa­tkan laporan dari ma­syarakat terkait adanya segerombolan anak-anak sekolah setingkat SMA beramai-ramai berkendaraan roda 2 menuju arah Talago Gunung. Karena ramainya anak berpakaian sekolah melewati warga menimbulkan kecurigaan, dan warga langsung menghubungi polisi untuk mencegah atau me­ngatasi kericuhan.

“Sebenarnya kata Joni Indra, kejadian ini merupakan lanjutan perselisihan dari kedua sekolah tersebut sejak awal. Kronologinya pada pukul 12.00 WIB beberapa siswa SMK N 2 ramai-ramai men­datangi SMA N 1 di kelok 16 dekat Taman Makan Pahlawan seberang SMA N 1, dan terjadilah perkelahian antar YS sis­wa SMK N 2 Sawahlunto dengan DN siswa SMA N 1 Sawahlunto. Karena cepat diketahui oleh guru hal tersebut langsung dibu­barkan.

“Namun di pukul 15.00 WIB, siswa tersebut me­lanjutkan tawuran di Puncak Cemara Sawahlunto, tetapi karena ramainya orang berlalu lalang akhir­nya mereka membu­bar­kan dengan sendirinya. Karena mungkin ada rasa tidak puas akhirnya pelajar itu pukul 16.30 wib pergi menuju lokasi dekat kantor Desa Talago Gunung menggunakan roda 2, dan melanjutkan perkelahian antar sesama pelajar,” ujarnya.

Itulah karena warga masyarakat yang kwartir melihat ramainya kendaraan roda 2 menuju Talago Gunung dan berkumpul di tepi jalan dekat kantor Desa Talago Gunung, maka langsung menghubungi polisi.

“Setelah kamu sampai di lokasi tawuran sedan berlangsung, melihat kehadiran polisi para siswa tersebut kocar-kacir me­larikan diri dengan motornya masing-masing. Ada sekitar 20 orang siswa  dari kedua sekolah yang diamankan, dan mendapatkan pembinaan,” kata dia.

Baca Juga  Dekomposer Bios 44 Tingkatkan Panen, Panen Keltan Hamparan Bungo Tanjuang Sijunjung

Setelah diamankan oleh apart kepolisian Pol­sek Barangin, para siswa tersebut kami panggil orang tuanya di malam hari. Para siswa tersebut membuat surat pernyataan yang isinya.

“Pertama pelaku mengakui mengikuti tawuran antar pelajar dan menimbulkan keresahan bagi warga Sawahlunto, kedua pelaku berjanji tidak akan mengulangi perbuatan tersebut, ketiga pelaku bersedia dituntut dengan undang-undang yang berlaku apabila melakukan kegiatan yang sama, keempat akan taat dan patuh pada peraturan sekolah,” jelasnya.

Suara pernyataan ditandatangani oleh pelaku dan orang tua dan diketahui Oleh pihak sekolah. Pihak sekolah pun ikut menandatangani surat pernyataan tersebut, selanjutnya dikembalikan ke Polres Sawahlunto. Untuk sementara para pelajar diserahkan ke pihak sekolah untuk mendapatkan pembinaan selanjutnya. (pin)