METRO PADANG

Maju sebagai Caleg Anggota DPRD Sumbar, Komisioner KI Sampaikan Permohonan Berhenti kepada Gubernur

0
×

Maju sebagai Caleg Anggota DPRD Sumbar, Komisioner KI Sampaikan Permohonan Berhenti kepada Gubernur

Sebarkan artikel ini
PAMIT DAN MOHON DOA— Komisioner KI Sumbar Adrian Tuswandi menyerahkan surat permohonan berhenti, sekaligus pamit dan mohon doa kepada Gubernur Sumbar Mahyeldi, Selasa (5/9). Komisioner KI ini akan maju sebagai caleg anggota DPRD Sumbar dari Partai Ummat.

SUDIRMAN, METRO–Usai sudah tugas menga­wal keterbukaan informasi publik yang dilakukan Adrian Tuswandi selaku Komisioner Komisi Informasi (KI) Sumbar 2 periode.

Toaik biasa Adrian Tus­wandi disapa banyak kalangan mengajukan permohonan ber­henti dari tugas yang dija­lani­nya hampir 9 tahun sejak 2014, pada Selasa (5/9) sore.

“Tadi saya menemui Gu­bernur Sumbar Buya Mahyeldi untuk mengajukan surat berhenti sekaligus pamit dan mohon doa dari Buya Gubernur untuk melanjut­kan pengabdian sebagai Caleg DPRD Provinsi Dapil Sumbar 2 (Pariaman-Pa­dang­pariaman) dari Partai Ummat,” ujar Toaik kepada wartawan, Selasa (5/9).

Baca Juga  Sambut Harganas ke-27, Tiga Keluarga Diberangkatkan Umrah

“Allhamdulillah, Pak Gu­b­er­nur sudah mendisposisi permohonan saya kepada Kadis Kominfotik, untuk dilanjutkan sesuai aturan tentang pemberhentian Komisioner Komisi Informasi Sumbar,” ujar Toaik lagi.

Bahkan Mahyeldi sempat terkejut ketika Toaik sampaikan perihal berhenti dari KI Sumbar.

“Manga lo mundur (ko mundur)?,”ujar Mahyeldi.

“Aturannya harus mundur buya,” jawab Toaik.

Akhirnya Mahyeldi men­disposisikan ke Kadis Kominfotik Sumbar untuk ditindaklanjuti dengan aturan yang berlaku.

“Tadi disposisi Pak Gubernur sudah disampaikan ke Kominfotik Sumbar. Secara defacto saya sudah tidak komisioner lagi, tapi dejure nya tentu terbit SK Pemberhentian dari Gubernur Sumbar, itu aturan di UU 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik,” ujar Toaik.

Baca Juga  Stand Dinkes Gapura Papa Ramai Didatangi Pengunjung

Mahyeldi berharap diikhtiar Toaik sepanjutkan dimudahkan oleh Allah SWT. “Kerja keras dan samangat lalu serahkan ke­pu­tusan terbaik kepada Allah Yang Maha Kuasa,” ujar Buya Mahyeldi. (rel)