AGAM, METRO–Sekretaris Daerah Kabupaten Agam, Drs H Edi Busti M Si hadiri acara Kompetisi Pelayanan Prima dan Inovasi Pelayanan Publik (KPP-IPP) tingkat Sumatera Barat tahun 2023 di Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Puskesmas Sungai Pua, Senin (9/4).
Dalam sambutannya Sekda Agam, Edi Busti menyebutkan kebanggaan tersendiri bagi Pemkab Agam berpartisipasi mengikuti kompetisi ini dalam upaya mewujudkan pelayanan prima.
Disebutkan, Puskesmas Sungai Pua merupakan salah satu UKPP yang ada di lingkungan Pemkab Agam dengan kualitas layanan yang sangat baik, sehingga pihaknya sepakat untuk menunjuk Puskesmas Sungai Pua sebagai perwakilan Kabupaten Agam dalam ajang kompetisi bergengsi tahun ini.
“Belum lama ini Puskesmas Sungai Pua juga mendapat sertifikat akreditasi paripurna dari kementrian kesehatan dalam memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat,”sebutnya.
Ditambahkan dengan semangat reformasi birokrasi, Pemkab Agam bertekad untuk terus berupaya secara optimal menata sistem pelayanan publik yang efektif dan efisien serta berorientasi pada peningkatan mutu pelayanan kepada masyarakat melalui inovasi -inovasi yang diluncurkan dalam rangka memberikan pelayanan terbaik.
Dikatakan, Kompetisi Pelayanan Prima dan Inovasi Pelayanan Publik diselenggarakan dalam rangka mengembangkan inovasi dan memotivasi, untuk melahirkan dan menciptakan berbagai inovasi baru.
“Untuk itu, setiap unit kerja harus memegang sebuah konsep yakni pelanggan tidak pernah salah, dengan begitu pasti unit kerja itu akan selalu memperbaiki kualitas pelayanan dan melahirkan inovasi-inovasi baru menjadi lebih baik lagi,”ujarnya.
Dengan wilayah kerja yang cukup luas, tambah Edi Busti, meliputi 5 nagari dan 28 jorong, berbagai terobosan dan inovasi telah dilakukan Puskesmas Sungai Pua dalam meningkatkan kuallitas layanan.
“Peningkatan kualitas layanan dapat terlihat dari meningkatnya kepuasan masyarakat, yang ditandai dengan adanya perbaikan Indeks Kepuasan Masyarakat. Pada Semester II tahun 2022 IKM Puskesmas Sungai Pua hanya 74,45 namun pada Semester I 2023 meningkat menjadi 80,99, jika kita lihat dari angka maka secara statistik tentu adanya peningkatan, tapi data ini tentu kebenarannya akan diuji oleh tim penilai apakah berbanding lurus atau tidaknya data ini,”ucapnya. (pry)





