SAWAHLUNTO, METRO–Kota Sawahlunto gelar Kejurnas Pacuan Kuda ke 57 Seri II di lapangan pacu kuda Kandi Kota Sawahlunto Heritage Unesco, Minggu (3/9). Kejurnas ini langsung dibuka oleh Ketua Pordasi Pusat Tri Wati Marciano didampingi para pengurus pusat Pordasi dan Ketua Pordasi Sumatera Barat Deri Asta.
Tri Wati Marciano menginformasikan Kejurnas ke 57 Seri II di kota Sawahlunto ini sekalian sebagai babak penyisihan PON XXI untuk di propinsi Aceh-Sumut tahun 2024 yang akan datang.
“Ada 10 Race yang akan di pertandingkan, Race 1 kelas F 1000 M, Race II kelas D 1000 M, Race III kelas C 1100 M, Race IV kelas E 1200 M, Race V kelas B 1200 M, Race VI kelas A 1300 M, Race VII kelas D 1400 M, Race VIII kelas C 1600 M, Race IX kelas B 1850 M, Race X kelas A 2200 M,” ucapnya.
Dijelaskannya, bila dalam setiap Race ada 12 kontingen dari berbagai Pordasi yang ikut, namun yang akan masuk babak kualifikasi penyisihan PON XXI Aceh-Sumut tahun 2024 hanya 10 ekor kuda yang memenangkan sepuluh besar. Tapi bila ada 9 ekor kuda yang ikut dalam satu race yang diperlombakan maka otomatis akan masuk dalam babak penyisihan PON XXI untuk Aceh-Sumut tahun 2024 mendatang.
Dia sebagai Ketua Pordasi Pusat berharap setelah Kejurnas yang diadakan selama dua kali berturut di Kota Sawahlunto Heritage Unesco, Pordasi Propinsi Sumatera Barat dan Pordasi Kabupaten/Kota selalu gelar iven-iven olahraga Pacuan Kuda.
“Pacuan kuda merupakan olahraga yang banya diminati masyarakat secara umum, maka propinsi Sumatera Barat silahkan gelar pertandingan yang bisa menambah kecintaan masyarakat terhadap olahraga berkuda,” pungkasnya. (pin)





