BERITA UTAMA

Berhasil Entaskan Nagari Sangat Tertinggal, Gubernur Sumbar Raih Penghargaan Indonesia Award 2023

0
×

Berhasil Entaskan Nagari Sangat Tertinggal, Gubernur Sumbar Raih Penghargaan Indonesia Award 2023

Sebarkan artikel ini
TERIMA PENGHARGAAN— Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah menerima penghargaan Indonesia Award 2023 kategori Excellent Award for Strategic Initiative Pembangunan Nagari Tertinggal dari pembawa acara Indonesia Award 2023.

JAKARTA, METRO–Kinerja Gubernur Sumatra Barat (Sumbar) Mahyeldi Ansharullah terus mendapat pengakuan secara nasional. Berbagai lembaga tingkat nasional, baik itu dari pemerintah dan non pemerintah memberikan apresiasinya atas pencapaian program-program pembangunan yang telah dilaksanakan selama periode kepemimpinannya.

Bulan ini saja, sudah empat penghargaan yang berhasil diraih. Seakan tidak cukup dengan itu, di penghujung bulan Agustus 2023 ini, Mahyeldi Ansha­rullah kembali menerima penghargaan Indonesia Award 2023 kategori Excellent Award for Strategic Initiative Pembangu­nan Nagari Tertinggal dari INews Media Group dan diterima langsung oleh Mahyeldi, di INews Tower Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis (31/8).

Penghargaan yang di­ber­ikan oleh salah satu media nasional terkemuka di Indonesia itu, diperuntukkan bagi mereka yang dianggap berjasa besar me­lalui berbagai inovasi pada bidangnya masing-masing, untuk kemajuan pembangunan bangsa.

Selain itu proses penjaringannya juga berdasarkan pemberitaan yang po­sitif serta inovasi yang berdampak luas bagi masya­rakat. Pengamatan itu dilakukan terhadap banyak tokoh di 38 provinsi dan 514 kabupaten kota di seluruh Indonesia, yang diawali dengan pengisian kuesioner. Selanjutnya masing-masing nominator diminta untuk mempresentasikan program inovasinya di ha­dapan dewan juri.

Dengan ketatnya proses penjaringan tersebut, maka raihan ini menjadi sebuah pengakuan yang tidak terbantahkan untuk kinerja Gubernur Mahyeldi dalam mengentaskan desa/nagari di Sumbar dari status sangat tertinggal pada akhir 2022 lalu, sesuai Surat Ke­putusan (SK) Menteri De­sa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Tran­smigrasi (Mendes PDTT) Nomor 80 tertanggal 11 Juli 2022.

“Terimakasih telah menghargai perjuangan kami dalam membangun daerah. Apresiasi ini, kami jadikan sebagai penyemangat dalam bekerja untuk mensejahterakan ma­syarakat dan meningkatkan status seluruh nagari atau desa di Sumbar menjadi maju dan mandiri,” sebut Mahyeldi usai menerima penghargaan.

Mahyeldi mengungkapkan, dirinya berusaha mengentaskan nagari sangat tertinggal di Sumbar dengan cara melakukan kegiatan turun langsung ke nagari tersebut.  “Kita datang berdialog dan bermalam di nagari itu, untuk mengetahui langsung masalah-masalah yang dihadapi masyarakat. Kemudian mencarikan solusi dari masalah yang dihadapi masyarakat, dengan melibatkan seluruh komponen, baik OPD Pemprov Sumbar, Pemerintah Kabupaten Kota dan juga dari kementerian serta perantau,” ungkapnya.

Berdasarkan data Ba­dan Perencanaan Pemba­ngunan Daerah (Bappeda) Sumbar pada 2022, status kemajuan dan keman­dirian desa di Sumbar, Nagari Mandiri jumlahnya naik dari 76 jadi 132 nagari atau naik 174 persen. Nagari Maju naik dari 399 jadi 458 nagari atau naik sekitar 115 persen. Sementara Nagari Berkembang turun dari 415 nagari menjadi 310 nagari. Jumlah yang ber­kurang itu statusnya naik menjadi Nagari Maju.

Sedangkan Nagari Tertinggal turun dari 35 jadi 28 nagari (20 persen). Tujuh nagari telah naik status menjadi nagari berkem­bang. Dan Nagari Sangat Tertinggal yang awalnya tiga nagari menjadi nol nagari.

Mahyeldi mengaku, sa­at ini pihaknya telah merumuskan beberapa langkah strategis untuk melepaskan status tertinggal pada sejumlah nagari dan desa di Sumbar. Antara lain, pemenuhan kebutuhan SDM dan fasilitas kesehatan, lebih mendekatkan sarana pendidikan ke masyarakat, memastikan seluruh daerah terjangkau listrik dan internet, serta memastikan zakat BUMN sepenuhnya disalurkan di daerah tempat penugasan BUMN itu sendiri.

“Kita di Pemprov Sumbar sangat serius untuk mengentaskan nagari atau desa dari status tertinggal. Beberapa langkah kongkrit untuk mencapai itu telah kita rumuskan. Secara ber­kala langkah-langkah ter­sebut akan terus kita sempurnakan. Targetnya pada 2024 seluruh nagari atau desa di Sumbar telah berstatus maju dan mandiri,” tegas Mahyeldi.

Ia berharap dengan dukungan dan kerja sama yang baik dengan seluruh pihak, target menjadikan status seluruh nagari  menjadi Nagari Maju dan Ber­kembang pada 2024 dapat tercapai.

Sementara itu Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) yang hadir secara virtual menyampaikan selamat atas peluncuran Inews Me­dia Grup yang hadir untuk memenuhi kebutuhan informasi masyarakat.

Kemudian ia juga mengucapkan selamat kepada para penerima Indonesia Award 2023. “Saya mengucapkan selamat kepada seluruh penerima Indonesia Award 2023,” pungkas­nya. (AD.ADPSB)