BERITA UTAMA

Dinilai Berhasil Melakukan Terobosan Program Desa Wisata, Gubernur Sumbar Terima Merdeka Award 2023

0
×

Dinilai Berhasil Melakukan Terobosan Program Desa Wisata, Gubernur Sumbar Terima Merdeka Award 2023

Sebarkan artikel ini
PENGHARGAAN— CEO Kapan Lagi Youniverse (KLY) Grup Merdeka.com, Steve Christian menyerahkan penghargaan Merdeka Award kepada Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah di Auditorium SCTV Tower Lantai 8 Jalan Asia Afrika, Jakarta Pusat, Rabu (30/8).

PADANG, METRO–Gubernur Sumatra Barat (Sumbar) Mahyeldi Ansharullah kembali mene­rima prestasi atas kinerjanya. Setelah sebelumnya meraih penghargaan ter­tinggi lingkungan hidup, Green Leadership Nirwasita Tantra 2022, kali ini penghargaan diberikan oleh mer­de­ka.com. Mahyeldi dinilai telah mela­kukan sejumlah terobosan dalam program Desa Wisata.

Penghargaan Merdeka Award 2023 diserahkan oleh CEO Kapan Lagi You­ni­verse (KLY) grup Merde­ka.com, Steve Christian kepada Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah yang di Auditorium SCTV Tower Lantai 8 Jalan Asia Afrika, Jakarta Pusat, Rabu (30/8).

“Kami mengucapkan terimakasih atas peng­har­gaan ini. Ini membuat kami menjadi lebih ber­sema­ngat mempersiapkan se­jum­lah nagari atau desai lain­nya,”sebut Mahyeldi usai menerima peng­hargaan.

Dikatakannya, saat ini Pemprov Sumbar sedang mempersiapkan 300 desa atau nagari untuk menjadi desa wisata. Di mana 50 desa atau nagari di anta­ranya menjadi destinasi agro wisata.

Menurutnya, ada ba­nyak desa atau nagari di Sumbar yang memiliki keu­nikan. Masing-masing desa atau nagari punya kekha­san. “Karena kami di Sum­bar menganut falsafah, adat salingka nagari. Silah­kan bapak datang untuk hadir, nanti akan mer­asa­kan perbedaan dan ke­khasan itu. Silahkan datang ke Sumbar,”ulasnya.

Merdeka.com membe­rikan penghargaan untuk enam kategori. Yakni, Program Penguatan Ekspor Daerah, Program Desa Wi­s­a­ta, Program Reformasi Birokrasi, Program Inovatif Pendampingan UMKM, Pro­gram Inovatif untuk Negeri dan Sosok Inspiratif untuk Indonesia.

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan (Zulhas) dalam kesempatan itu me­ngungkapkan, ekspor di Indonesia tumbuh dengan baik. Kendati demikian, perlu dilakukan berbagai upaya untuk membuatnya terus tumbuh.

Menurut Zulhas, kun­cinya adalah kerja sama berbagai pihak. Mulai dari stakeholder, pemerintah daerah, hingga pemerinta pusat. “Saya belajar de­ngan Vietnam. Kenapa Vietnam cepat sekali maju dari kita? Beras swasem­bada, udang ngalahin kita, sepatu ngalahin kita, dulu belajarnya dengan kita. Karena mereka satu tim, semua kolaborasi untuk kinerja ekspor,” ujarnya.

Selain kerja sama, Zul­has juga membeberkan beberapa langkah peme­rintah untuk mendukung pertumbuhan ekspor. Di antaranya adalah mbuat tol way atau jalan tol per­dagangan dengan bebera­pa negara, seperti ASEAN.

Pemimpin Redaksi (Pem­­red) Merdeka.com Da­rojatun mengatakan Merde­ka Awards adalah Inspirasi Indonesia. Sebuah ajang penghargaan dan apre­siasi kepada mereka yang telah memberikan sum­bangsih bagi kemajuan negeri dan kemanusiaan. Tahun 2023 adalah ketiga kalinya merdeka.com me­nyelenggarakan acara penghargaan tersebut.

Perjalanan Bangsa Indonesia tidak bisa dilepas­kan dari berbagai inovasi yang dilakukan banyak orang. Digagas perorangan, kelompok ma­syarakat, pe­laku bisnis, hingga institusi peme­rin­tahan.

Ide dan gagasan lahir atas nama kepentingan publik. Dimodifikasi men­jadi program dan gerakan. Membuka mata banyak orang. Tentang pentingnya gerakan untukkesejah­tera­an dan kemajuan negeri. “Negeri ini butuh banyak inspirasi. Semangat berino­vasi ha­rus terus dijaga tetap menyala. Agar sema­kin banyak orang tergerak untuk memberikan kebai­kan,”katanya.

Sumbar meraih peng­har­gaan untuk kategori progam desa wisata. Ke­berhasilan itu dinilai dari lima indikator. Pertama program kreatif pendu­kung Desa Wisata. Lahir­nya 50 Desa Wisata Agro. Tersebar di 19 kabupaten dan kota di Sumbar.

Kabupaten Tanah Da­tar menjadi penyumbang terbanyak, dengan lima destinasi Desa Wisata Ag­ro. Seluruh unsur penta­helix pariwisata bahu-mem­bahu membangun eko­sistem de­sa wisata agro yang berko­laborasi dengan sektor per­­ta­nian sebagai salah satu mata pencarian utama masyarakat Sumbar.

Dengan adanya  TVC Promosi Pariwisata Sum­bar Tambuah Ciek yang diinisiasi Badan Promosi Pariwisata daerah (BPPD) Sumbar. TVC Tambuah Ciek video promosi pari­wisata yang dapat meng­gaet wisatawan asing dan lokal datang ke Sumbar. Video ini dibuat beberapa scene, durasinya 3 menit yang menginterpres­tasi­kan filosofi Minangkabau berpadu literasi dan pe­nelitian menjadi sebuah TVC (Television Commercial). Untuk yang pertama TVC fokus pada destinasi utama di Sumbar, dengan ceritanya serta filosofi dan ekosistem pariwisata.

Kedua, program ino­vatif berbasis digital. Web­site Visit Beautiful West Sumatera disuguhkan ber­bagai macam menu yang bisa dipilih untuk menda­patkan informasi seputar pariwisata. Informasi pada halaman awal website ini, mulai dari destinasi wisata, penginapan hingga digital book yang bisa digunakan wisatawan yang datang berkunjung. Selain itu, ada juga informasi lain seperti event-event yang akan di­se­lenggarakan di Sumbar.

Ketiga, adanya kepemi­likan dan keterlibatan aktif masyarakat yaitu, BPPD Sumbar. Tim ini terdapat sembilan unsur yang akan menjadi tumpuan baru un­tuk pariwisata.

Adanya Tim Kreatif Pemasaran Pariwisata (TI­KI PETA). Mereka berisi­kan SDM kreatif dari ber­bagai kalangan, baik ASN maupun profesional seper­ti fotografer, konten krea­tor, untuk mendongkrak pariwisata. Berkat tim ini, Sumbar memperoleh dua penghargaan dari Ke­men­parekraf.

Keempat, adanya kon­tribusi ekonomi hingga pe­lestarian lingkungan. Se­per­ti, Pasar Digital Kubu Ga­dang, konsep wisata di ma­na suatu lokasi ditata hingga menjadi objek se­me­narik mungkin lalu di­promosikan dan viral di dunia maya.

Kemudian, desa kon­sep ekowisata di Nagari Ampiang Parak, Pesisir Selatan. Menjadi desa per­ta­ma di Indonesia yang berhasil menyandingkan pariwisata dengan kegiatan Pengurangan Risiko Ben­cana (PRB). Unik karena desa wisata ini mengusung konsep Ekowisata (Penyu) Berbasis PRB.

Desa Wisata Ekowisata Penyu Amping Parak telah memiliki sejumlah paket wisata, misalnya paket edukasi tentang penyu, paket edukasi tentang mang­rove, paket edukasi PRB untuk anak dan ke­luarga, paket tracking mang­rove dengan kano.

Begitu juga adanya Se­kolah Tinggi Ilmu Beruk (STIB) di Desa Apar Paria­man Sikola Baruak atau Sekolah Beruk pertama dan satu-satunya di Indonesia. Di desa wisata ini konservasi satwa. Beruk di tempat ini tidak hanya mengandalkan kemam­puan dan kecepatan me­manjat, namun juga dilatih memilih buah kelapa yang matang dan siap dipanen.

Indikator terarkhir yak­ni, adanya program pe­ning­katan kunjungan wisa­t­awan. Melalui Visit Beautiful West Sumatra (VBWS) 2023 program ini upaya strategi pengembangan pariwisata yang terin­teg­rasi dengan melibatkan seluruh stakeholders, un­tuk meningkatkan jumlah kunjungan dan mendorong nilai ekonomi pada sektor potensial. Termasuk izin pintu masuk kedatangan internasional di Bandara In­ternasional Minang­ka­bau (BIM). Dibuka rute pe­nerbangan Kuala Lum­pur-Padang dan Pa­dan Kuala Lumpur. (AD.ADPSB)