Lima desa wisata di Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) berhasil meraih prestasi pada sejumlah kategori Anugerah Apresiasi Desa Wisata Indonesia (ADWI) tahun 2023, Minggu malam (27/8), di Gedung Sasono Taman Mini Indonesia Indah (TMII).
Dari lima desa wisata itu, tiga desa wisata berhasil meraih juara 1. Kategori yang diraih yakni, home stay dan toilet umum terbaik. Di mana Desa Wisata Lawang di Kabupaten Agam berhasil meraih juara 1. Untuk kategori daya tarik pengunjung, juara 1 berhasil diraih Desa Wisata Muntei di Kabupaten Kepulauan Mentawai dan juara harapan diraih Desa Wisata Nyarai di Kabupaten Padang Pariaman.
Berikutnya, kategori desa wisata berkembang, juara 1 diraih Desa Wisata Kampung Adat di Kabupaten Sijunjung. Kategori desa wisata maju, Desa Wisata Kubu Gadang di Kota Padang Panjang meraih juara harapan.
Penyerahan penghargaan untuk kategori rintisan dan berkembang dan maju desa wisata diserahkan oleh Wakil Menteri Parekraf, Angela Tanoesoedibjo kepada masing-masing pengelola desa wisata disaksikan oleh Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah dan Menteri Parekraf, Sandiaga Uno.
Untuk Desa Nyarai, penghargaan diterima oleh pengelola wisata, Ritno, Desa Wisata Kubu Gadang penghargaan diterima Yuliza. Sedangkan Desa Wisata Kampung Adat diterima oleh Candra Irawan Peto Mulie, Desa Wisata Lawang, penghargaan diterima Bupati Agam Dr Andri Warman dan Desa Wisata Muntei diterima oleh Agustinus Sagari.
Selain meraih penghargaan ADWI tahun 2023, dua desa wisata di Sumbar meraih penghargaan Museum Rekor Indonesia (MURI). Yakni, Perkampungan Adat Sijunjung di Sijunjung dengan kategori rumah gadang berjejer terpanjang dan Desa Wisata Muntei Kepulauan Mentawai kategori tato tertua.
Penghargaan Rekor MURI diserahkan langsung oleh Ketua Umum MURI, Jaya Suprana kepada Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah diwakili Kepala Dinas Pariwisata Sumbar, Luhur Budianda.
Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah bersyukur atas prestasi yang diraih lima Desa Wisata Sumbar pada ADWI tahun 2023. Menurutnya, itu bukti dari efektifnya pembinaan pariwisata di Sumbar.
“Alhamdulillah, ADWI 2023 ini Sumbar berhasil meraih lima prestasi. Ini bukti efektifnya pembinaan pariwisata di Sumbar. Keberhasilan ini patut kita banggakan dan syukuri bersama,” ucap Mahyeldi usai acara penyerahan penghargaan ADWI 2023.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung pengembangan desa wisata di Sumbar, mulai dari pengelola desa wisata, pemerintah daerah dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), yang tidak kenal lelah dalam melakukan pembinaan terhadap pegiat desa wisata.
Dengan keberhasilan itu, Mahyeldi berharap sektor pariwisata Sumbar menjadi lebih berkembang, baik dari segi kualitas maupun jumlah kunjungan. Sebagaimana diketahui, Pemprov Sumbar telah mencanangkan tahun 2023 ini sebagai tahun kunjungan wisata melalui tagline “Visit Beautiful West Sumatera 2023” dengan mematok target jumlah kunjungan sebanyak 8,2 juta orang.
“Hingga Juni tahun ini, jumlah kunjungan wisatawan asing ke Sumbar telah mencapai 23.070 orang, sementara untuk wisatawan nusantara mencapai 5.020.000 orang. Dengan keberhasilan ini, diharapkan jumlah tersebut akan terus bertambah,” harap Mahyeldi.
Mahyeldi optimis target kunjungan wisata tahun ini tercapai, sebab infrastruktur, kesadaran masyarakat dan kolaborasi semua pihak mulai menunjukkan hasil positif.
Kepala Dinas Pariwisata Sumbar, Luhur Budianda mengapresiasi pencapaian prestasi desa wisata di Sumbar. “Alhamdulillah tahun ini lebih baik dari tahun sebelumnya. Semakin banyak desa wisata kita yang mendapat penghargaan, artinya semakin meningkat juga semangat kelompok sadar wisata (pokdarwis) kita dalam membangun dan mengembangkan pariwisata di desanya,” ungkapnya.
“Kita berikan apresiasi yang tinggi untuk yang juara, semoga semakin maju dan bermanfaat bagi masyarakat Sumbar. Terimakasih kepada semua pihak yang sudah membantu dan selalu mendorong desa wisata di Sumbar,” tambah Luhur.
Dengan keberhasilan desa wisata meraih prestasi ADWI tahun 2023 ini, Luhur berharap dapat berpotensi meningkatkan kunjungan pariwisata di Sumbar.
“Kita berharap prestasi ini berefek terhadap kunjungan pariwisata. Dengan meningkatnya kunjungan pariwisata ke Sumbar berdampak pertumbuhan ekonomi. Semakin lama wisatawan berkunjung maka semakin besar perputaran uang di tengah masyarakat. Sehingga meningkatkan pertumbuhan ekonomi,” harapnya.
Menteri Parekraf Sandiaga Uno mengatakan, jumlah desa wisata yang mendaftar pada ajang ADWI 2023 sebanyak 4.573 dari total 7.275 desa wisata di Indonesia. “Dari total 4.573 desa wisata yang mendaftar, 327 di antaranya dari Sumbar,” ucapnya.
Dari total 327 desa wisata asal Sumbar yang mendaftar, lima di antaranya masuk 75 besar ADWI Tahun 2023. Bahkan kelima desa wisata itu berhasil mengharumkan nama daerah, karena dinobatkan sebagai yang terbaik pada ajang ADWI 2023 sesuai kategori masing-masing. (**)






