AGAM/BUKITTINGGI

Bupati Agam Dukung Germas Dalam Upaya Pencegahan Stunting

0
×

Bupati Agam Dukung Germas Dalam Upaya Pencegahan Stunting

Sebarkan artikel ini
SOSIALISASI GERMAS— Bupati Agam, Dr H Andri Warman MM saat membuka secara resmi sosialisasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas), di Balairong Rumah Dinas Bupati Agam, Padang Baru, Lubuk Basung, Sabtu (26/8).

AGAM, METRO–Bupati Agam, Dr H Andri Warman MM buka secara resmi sosialisasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas), di Balairong Rumah Dinas Bupati Agam, Padang Baru, Lubuk Basung, Sabtu (26/8).

Kegiatan ini merupakan Pokir Anggota Komisi IX DPR RI, Ade Rezki Pratama yang bekerja sama dengan Poltekkes Kemenkes Padang.

Ade Rezki Pratama me­ngatakan, sosialisasi ini bertujuan untuk mening­katkan kesadaran masya­rakat akan pentingnya men­jaga perilaku hidup sehat, terutama dalam memperhatikan kebutuhan gizi anak-anak, agar terhindar dari stunting.

Baca Juga  68 Guru Ikuti Pelatihan Calon Kepala Sekolah, Siapkan Pemimpin Pendidikan Berkualitas

“Karena stunting disebabkan kurangnya asupan gizi yang diterima oleh anak-anak, faktor lain pe­nyebab stunting adalah pola asuh anak,” ujarnya.

Oleh sebab itu, pencegahan stunting harus dilakukan sejak dini, mulai dari bayi masih dalam kandungan, anak-anak, masa remaja, akan menikah, masa hamil dan lainnya.

“Dengan program Germas ini diharapkan tidak ada lagi anak-anak yang stunting, sehingga dapat mendukung Indonesia emas tahun 2045 nanti,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Agam, Dr H Andri Warman MM mengucapkan terimakasih dan mengapresiasi Anggota DPR RI Ade Rezki Pratama yang telah berupaya dalam menurunkan angka stunting di Ka­bupaten Agam.

Baca Juga  Pesan Bupati di Musrenbang RKPD 2022, Sinkronkan dengan Visi dan Misi Kepala Daerah

“Atas nama pribadi dan Pemkab Agam, kami sangat mendukung kegiatan ini,” ujarnya.

Kepada seluruh masya­rakat Kabupaten Agam, ia berpesan agar dapat bersama-sama dalam pencegahan stunting.

“Mulai dari memahami faktor-faktor penyebab stunting, seperti menghindari pernikahan dini, mencukupi kebutuhan gizi anak, dan lain sebagainya,” ujarnya.

Ia berharap, kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat da­lam mencegah dan mengatasi stunting, khususnya dalam menurunkan angka stunting di Kabupaten Agam. (pry)