PAYAKUMBUH/50 KOTA

Bupati Tinjau Longsor Situjuah, 1 Rumah 1 Mushalla Terdampak Longsor

0
×

Bupati Tinjau Longsor Situjuah, 1 Rumah 1 Mushalla Terdampak Longsor

Sebarkan artikel ini
Bupati meninjau longsor yang terjadi di Situjuah
TINJAU—Bupati Limapuluh Kota, H.Safaruddin Dt.Bandaro Rajo gerak cepat meninjau longsor yang terjadi di Situjuah

LIMAPULUH KOTA, METRO– Curah hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi yang terjadi di Lima­puluh Kota sejak beberapa minggu terakhir, hingga kini masih terus berlangsung.  Bahkan hal itu menyebabkan terjadinya banjir maupun bencana alam tanah longsor pada beberapa wilayah di Kabupaten Limapuluh Kota. Tak terkecuali di Kecamatan Situjuah Limo Nagari, cu­rah hujan yang tinggi pa­da Sabtu malam, (19/8) pukul 21.00 telah mengakibatkan longsor di Nagari Tungkar dan Nagari Situjuah Ladang Laweh.

Bencana alam tersebut mengakibatkan tertutupnya ruas jalan Nagari Tungkar menuju Tanah Datar dan terputusnya akses menuju Situjuah Ladang Laweh. Tidak hanya akses jalan, 1 unit rumah warga, 1 unit musholla dan sejumlah lahan pertanian di Nagari Tung­kar turut terdampak da­lam bencana alam tersebut.

Mendapatkan laporan adanya longsor yang me­ngancam sejumlah rumah dan lahan warganya, Bupati Limapuluh Kota, H.Sa­faruddin Dt.Bandaro Rajo gerak cepat.

Baca Juga  Riza Falepi Serahkan Donasi Masyarakat  Payakumbuh Peduli Palestina

Minggu sore (20/8) se­kembalinya dari kunju­ngan kerja ke Kecamatan Kapur IX, Ia langsung meninjau lokasi longsor guna memastikan pena­nganan aparat terkait berjalan dengan lancar. Tampak, Bupati Safaruddin didampingi oleh Wakil Ke­tua DPRD Limapuluh Kota Syamsul Mikar, Kalaksa BPBD Rahmadinol, Kepala Dinas PUPR Rilza Hanif, Kepala Dinas DPMDN Endra Amzar, Camat Situjuah Rumelia dan tokoh masyarakat Situjuah M.Fa­jar Rillah Vesky.

Melihat kondisi di la­pangan, Bupati Safaruddin telah menginstruksikan dinas terkait tidak hanya membersihkan material namun segera disurvei dan dipetakan. Hal itu penting guna mengantisipasi kejadian serupa di tempat lain.  “Kalau dilihat di lokasi nanti bisa terjadi di bagian lainnya yang potensi terjadi longsor. Mohon doanya semoga segera teratasi dan dapat diantisipasi di kemudian hari,” papar Bupati.

Dia turut mengingatkan kepada seluruh la­pisan masyarakat untuk meningkatkan kewas­pa­daan, selalu siaga dan tanggap bencana, terutama di wilayah rawan bencana mengingat cuaca ekstrem yang terjadi beberapa hari terakhir.  “Sikap waspada sangat penting untuk mengetahui kemungkinan potensi alam di sekitar tempat tinggal masyarakat. Untuk itu saya imbau agar kita semua terus tingkatkan kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem yang melanda wilayah Limapuluh Kota seperti hujan lebat dan lainnya,” katanya.

Baca Juga  Usai Pilkada Serentak 2020, Pemkab Cegah Klaster Baru Penyebaran Virus Corona di Sekolah

Sementara itu, Kalaksa BPBD Rahmadinol mengungkapkan hingga saat ini dua titik jalan yang mengalami longsor sudah bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat. “Tidak butuh waktu lama, gotong royong masyarakat bersama pe­tugas di lapangan telah berhasil membersihkan material longsor dan tidak terlalu mengganggu akti­vitas masyarakat,” ung­kapnya.

Kemudian dikatakannya, BPBD masih terus berkoordinasi dengan Dinas PUPR, Damkar, dan Wali Nagari setempat da­lam penanggulangan kebencanaan serta tahapan pencegahan bencana di Situjuah Limo Nagari. (uus)