PADANG, METRO–Akhir pekan ini sebuah kabar yang bikin ngeri-ngeri sedap hadir di tengah-tengah masyarakat Sumatra Barat (Sumbar). Banyak informasi yang beredar, 7 dari 10 tahanan yang kabur dari Polsek Rumbai, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau diduga berkeliaran di Sumbar. Utamanya di daerah perbatasan Sumbar seperti Limapuluh Kota, Payakumbuh dan Agam.
Apalagi, hal itu dikait-kaitkan dengan sejumlah aksi pencurian dan pengupakan rumah dan toko yang terjadi di Agam dan Bukittinggi. “Saya dapat informasi, di Agam ada pengupakan rumah warga. Kabar-kabarnya dari gerombolan tahanan yang kabur dari Riau ini,” kata warga Agam, Ida (61), Jumat (18/8) malam.
Ida melihat warga mulai resah. Dia meminta masyarakat tetap waspada dengan aksi pencurian yang diduga dilakukan oleh tahanan kabur dari Riau dan lari ke Sumbar. ”Kami minta polisi untuk segera meningkatkan patroli dan segera mengungkap jika memang informasi ini benar,” katanya.
Apalagi, kata Ida, banyak pesan suara yang beredar di berbagai grup WhatsApp yang menyebutkan, terjadi aksi pencurian, pengupakan di berbagai daerah. “Kita tahu yang ditangkap baru tiga orang dari 10 yang kabur. Apalagi, kabarnya ada juga yang berasal dari Sumbar,” katanya.
Kepala Bidan Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sumbar, Kombes Dwi Sulistyawan mengatakan, pihaknya masih mencari tahu kepastian kabar tersebut. ”Masih ditelusuri infonya,” katanya.
Kapolda Sumbar Irjen Pol Suharyono Sabtu (19/8) mengatakan, saat ini pihaknya tengah melakukan koordinasi intensif terkait insiden tahanan kabur tersebut. Polda akan melakukan koordinasi untuk mengetahui secara pasti terkait insiden tersebut. ”Sebagai daerah terdekat, kita dari Polda Sumbar juga akan memonitor dan mencari informasi terkait keberadaan mereka,” kata Kapolda.
Kemudian, kata Kapolda, dari 10 orang tahanan yang kabur, sudah 3 orang yang diamankan oleh polisi. Sisanya, ada tujuh tahanan lagi yang masih dalam pencarian. ”Kita sudah me)nugaskan personel di Polsek dan Polres serta Polda untuk membantu menangkap,” papar Kapolda.
Selain itu, Suharyono menyebut akan menganalogikan kejadian terkait kaburnya tahanan dengan mengoptimalkan pengamanan tahanan di setiap Rutan (rumah tahanan), baik itu Mapolda maupun Mapolres hingga Mapolsek. Lalu, melakukan pengecekan dan pengawasan secara langsung terkait kondisi bangunan tahanan dan segala sesuatunya yang ada di dalam tahanan mulai dari atap, tembok, ubin, jeruji besi, gembok, jendela, pintu, kamar mandi dan sebagainya.
“Kita juga menganjurkan acara secara rutin dan terjadwal memberikan arahan dan tauziah kepada para tahanan dan napi, baik dari fungsi Binmas maupun ustaz dari luar. Yang terakhir, Polda Sumbar akan selalu memberi arahan dan pengawasan kepada anggota jaga tahanan supaya tidak lengah disaat bertugas menjaga tahanan, termasuk pada saat jam besuk tahanan,” katanya.
Seperti diketahui, 10 tahanan di Polsek Rumbai, Kota Pekanbaru, Riau melarikan diri pada Rabu (9/8) dini hari. Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Jefri Ronald Parulian Siagian membenarkan kejadian tersebut. Jefri menyebut, setelah kejadian pihaknya langsung bergerak cepat untuk bisa mengamankan kembali para tahanan yang kabur itu.
Bahkan tim khusus untuk memburu para tahanan itu sudah dibentuk dan saat ini sedang bekerja di lapangan. Hasilnya di hari Kamis, 2 orang tahanan kabur sudah berhasil ditangkap di lokasi berbeda di Kota Pekanbaru. Lalu pada Jumat (11/8), ada satu tahanan yang berhasil diamankan. Sehingga sudah ada tiga tahanan yang ditangkap kembali.
“Untuk saat ini tim sedang bekerja, tolong doanya semua. Petugas kita sudah bekerja semaksimal mungkin. Saat ini kita sudah melakukan penangkapan 3 orang,” kata Hery.
Tahanan kabur ini sudah viral di WhatsApp Group dan sejumlah media sosial (medsos). Para tahanan kabur ini merupakan tersangka dari berbagai kasus seperti pencurian, penggelapan, dan narkotika. Dari foto-foto yang beredar melalui pesan WhatApp, 10 tahanan yang kabur itu berinisial HI, SC, MK, RF, NW, UA, DS, DP, RRH, dan RN. Bahkan, salah satu dari 10 tahanan kabur tersebut diketahui berasal dari Inderapura, Pessel. (cr1)





