SAWAHLUNTO, METRO–Ironis menjelang HUT RI ke-78, Kota Sawahlunto tercinta mengalami lonjakan harga cabai merah besar yang tembus sampai dengan Rp.50 ribu/kg. Hal ini dikeluhkan sejumlah ibu-ibu Rumah Tangga yang berbelanja hari ini, Selasa (15/8) di pasar tradisional Talawi Kota Sawahlunto.
Seharusnya di Hari Kemerdekaan RI ke-78, para ibu-ibu Rumah Tangga tidak dipusingkan dengan kenaikan harga cabai merah, cabe rawit, cabai hijau, tomat, bawang merah dan bawang putih tiap kilogramnya.
Ibu RT yang bernama Opet, sekembalinya ke parkiran motor mengerutkan keningnya dan agak sedikit kesal, ketika dikonfirmasi oleh Posmetro ternyata dia kesal dengan harga kebutuhan pokok dari jenis sayuran ini tinggi.
“Baa Wak ka bali boreh, bali lado sajo pitih lah abih. Handeeh pada 2 hari lai urang rayoan kemerdekaan RI babanding tabaliak harago yang kami rasoan,” ujarnya kesal.
Lain hal dengan emak yang bernama Samiah, sebagai penjual lado atau cabai merah sebutkan alasan harga cabai itu rendah. “Kini ko musim kemarau payah kami mendapatkan dagangan lado saketeknyo, jadi tu Yo hargonyo maha,” ucapnya.
Yang paling lucunya ketika pihak Koperindag Kota Sawahlunto dikonfirmasi melalui Kepala Dinas Koperindag Tatang via WhatsApp menjawab terkait tingginya lonjakan harga cabai merah. “ Iya sedang kita evaluasi siang ini,” ucapnya.
POSMETRO meminta informasi data-data tentang harga kebutuhan pokok sayuran kepada Dinas Koperindag Sawahlunto, namun menunggu selama 2 jam baru diperoleh data-data tersebut pada hari ini, Selasa (15/8), sebagai berikut bawang merah = 24.000/ kg, bawang putih = 40.000/kg, cabai meraha = 45.000/kg, cabai hijau = 40.000/kg, cabai rawit = 40.000/kg dan Wortel = 20.000/kg. Selanjuutnya, tomat = 20.000/kg, timun = 8.000/ kg, kol = 8.000/kg, kentang = 18.000/kg, sawi = 8.000/kg, buncis = 8.000/kg, bayam = 4.000/ikat dan kangkung = 4.000/ikat. (pin)






