PADANG, METRO–Hujan deras disertai angin kencang melanda Kota Padang dan sekitarnya pada Senin (14/8) pagi. Hal ini menyebakan sejumlah pohon tumbang dibeberapa titik di kota Padang.
Dari data Pusat Kendali Operasi dan Penanggulangan Bencana (Pusdalos PB), sejumlah pohon tumbang tersebar di berbagai titik. Di antaranya, di Jalan Situjuh, Kelurahan Jati Baru, Kecamatan Padang Timur, Kompleks GOR Haji Agus Salim, Kecamatan Padang Barat, Mata Air, Kecamatan Padang Selatan dan Simpang Lubeg, Kecamatan Lubuk Begalung.
“Sejumlah pohon tumbang ini sudah kami terima laporannya dan dalam proses pengerjaan pemotongan satu per satu,” kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik (Kabid KL) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang, Al Banna.
Selain pohon tumbang, salah satu tiang listrik atau penerangan juga dilaporkan patah dan menutup akses Jalan Samudera, Pantai Padang, Kecamatan Padang Barat.
Lokasi tiang listrik patah itu berada tak jauh dari Dinas Kebudayaan (Disbud) Sumbar.
Al Banna meminta masyarakat untuk terus waspada terhadap segala kemungkinan yang terjadi, terutama bagi pengguna jalan raya dan masyarakat yang tinggal di sekitar pohon tua berukuran besar.
“Segera laporkan kepada kami jika ada pohon tumbang, longsor dan banjir. Masyarakat juga bisa menghubungi petugas via layanan Padang Command Center 112,” katanya.
Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan hujan sedang hingga deras disertai petir atau kilat dan angin kencang terjadi hingga pukul 13.00 WIB. Sejumlah kawasan terdampak di antaranya Kota Padang, Kabupaten Solok dan Pesisir Selatan (Pessel).
Sementara itu, pada Minggu (13/8) malam diketahui, 4 orang sempat terjebak di kawasan Sungai Bangek, Kecamatan Kototangah, Kota Padang.
Kepala Kantor SAR Padang, Abdul Malik mengatakan, empat orang tersebut dilaporkan terjebak di kawasan Sungai Bangek pada Minggu (13/8) malam sekitar pukul 18.45 WIB.
Empat orang itu, kata Abdul, masing-masing bernama Andri (26), Afiz (26), Cintia (24) dan Fini (24).
“Sebelumnya, empat orang ini pergi ke air terjun Sungai Bangek. Ketika hendak pulang dari air terjun, survivor terjebak tidak bisa menyeberang sungai karena debit air tinggi dan deras, hingga akhirnya mereka meminta bantuan evakuasi,” katanya.
Abdul mengatakan, sebagian kawasan di Kota Padang dilanda hujan pada Minggu sore, sehingga debit air sungai meningkat. “Korban langsung kami evakuasi malam ini juga,” katanya.
Untuk mengevakuasi pemuda-pemudi tersebut, Kantor SAR Padang mengerahkan tujuh personel ke lokasi kejadian. “Kami juga dibantu oleh Tim SAR gabungan dari unsur TNI, Polri, dan insan kebencanaan lainnya,” imbuhnya. (cr2)






