LIMAPULUH KOTA, METRO–Kemah Bakti Nusantara (Kembara) atau kegiatan sejenis adalah kegiatan yang mengkombinasikan antara fisik, spiritual dan juga pikiran. Kegiatan tahunan partai secara nasional yang menjadi hak kader dan dirindukan kehadirannya.
Demikian disampaikan Ketua MPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sumbar Irsyad Safar dalam sambutannya saat menjadi inspektur upacara (Irup) pembukaan Kembara Dapil 5 DPW PKS Sumatra Barat (Sumbar) di Kabupaten Limapuluh Kota, Sabtu (12/8/2023). Dapil 5 Sumbar terdiri dari Kabupaten Limapuluh Kota dan Kota Payakumbuh.
Irsyad Safar juga menekankan pentingnya keikhlasan, kepatuhan, kedisiplinan dan semangat kerja sama dalam kegiatan ini. “Sehingga kegiatan ini bernilai ibadah, berkah dan penanda kemenangan dakwah, menyongsong Pileg dan Pilpres 2024,” kata Wakil Ketua DPRD Sumbar didampingi Humas DPW PKS Sumbar Mulyadi Muslim.
Mulyadi Muslim menambahkan, Kembara sangat bermanfaat untuk meningkatan kekompakan para kader dan juga kesehatan fisik dan lainnya. “Alhamdulillah pembukaan berjalan baik dan lancar. Semoga sampai akhir acara terus mendapatkan dukungan dari semua pihak,” kata calon anggota DPRD Padang Dapil 1, Koto Tangah ini.
Mulyadi Muslim mengatakan, Kembara dilakukan di setiap Dapil se-Sumatra Barat untuk semua kader. “Semata-mata untuk pembekalan fisik, spiritual dan wawasan kader tentang empat pilar, keislaman serta komunikasi massa. Dengan demikian kader punya modal yang cukup untuk mensosialisasikan partai serta Caleg kepada masyarakat,” kata Sekretaris MUI Padang ini.
Ketua Bipandu DPW PKS, Nosa Eka Nanda mengatakan, Kembara Dapil 5 diikuti oleh 175 orang kader yang berasal dari nagari dan kelurahan di Luhak nan Bungsu. “Acara ini dilaksanakan di lapangan Kamping Pincuran Tigo, Kecamatan Harau pada hari sabtu tanggal 12 Agustus 2023 dan akan berlangsung selama dua hari,” katanya.
Mulyadi Muslim mengatakan, Kembara dilakukan di setiap Dapil se-Sumatra Barat untuk semua kader. “Semata-mata untuk pembekalan fisik, spiritual dan wawasan kader tentang empat pilar, keislaman serta komunikasi massa. Dengan demikian kader punya modal yang cukup untuk mensosialisasikan partai serta Caleg kepada masyarakat,” kata calon anggota DPRD Padang Dapil 1 Koto Tangah ini. (r)






