METRO BISNIS

Pengembangan Jaringan 5G di Indonesia, Ericsson dan Telkomsel Perkuat kemitraan

0
×

Pengembangan Jaringan 5G di Indonesia, Ericsson dan Telkomsel Perkuat kemitraan

Sebarkan artikel ini
Imagine Live— Sigit Puspito Wigati Jarot, Ketua Bidang Infrastruktur Telematika Nasional (MASTEL); Marina Berg, Duta Besar Swedia untuk Indonesia; Arnes Lukman, Kepala Pusat PIDI 4.0 – Kementerian Perindustrian; Jerry Soper, President of Ericsson Indonesia; dan Dr. Denny Setiawan ST, MT, Direktur Penataan Sumber Daya Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia dalam pembukaan acara Imagine Live - Unlock the Future of 5G saat mengunjungi salah satu 5G demo yang di hadirkan oleh Ericsson.

JAKARTA, METRO–Telkomsel (PT Telekomunikasi Seluler) dan Ericsson (NASDAQ: ERIC) hari ini mengumumkan kemitraan terbaru untuk me­ngem­bangkan dan memperkuat jaringan 4G/5G mereka di Indonesia. Ericsson telah menyediakan konektivitas, menerapkan produk dan solusi Jaringan Akses Radio (RAN) 5G yang hemat daya dari Ericsson Radio System di Aceh, Su­matera Utara, Sumatera Tengah dan Barat, serta bagian timur Kalimantan termasuk Ibu Kota Negara (Nusantara) sejak tahun 2021. Kemudian untuk segmen B2B (Business-to -Business), konektivitas 5G untuk industri telah diimplementasikan di salah satu perusahaan manufaktur terkemuka di Batam sejak tahun 2021.

Direktur Network Telkomsel Nugroho menyatakan, “Sebagai mitra tek­nologi jangka panjang yang andal, kami menyambut dengan baik pembaruan kemitraan untuk penyediaan konektivitas jaringan 4G/5G dengan Ericsson, yang menjadi keberlanjutan komitmen dalam memperkuat dukungan teknologi jaringan broadband terkini yang mereka miliki di Indonesia.

Jaringan 4G/5G yang ditingkatkan akan mendukung upaya Telkomsel mewujudkan pe­ngem­­ba­ngan layanan bagi segmen B2B maupun B2C, terutama untuk penguatan inisiatif Industri 4.0, penguatan smart city, serta membawa manfaat yang lebih besar  bagi konsumen dan lintas sektor industri  di Indonesia. Dengan pe­ngge­laran jaringan 5G Tel­kom­sel yang terukur dan bertahap, kami terus mem­buka lebih banyak potensi kemajuan dan bersama jadi yang terdepan mengakselerasikan adopsi ga­ya hidup digital yang semakin inklusif dan berkelanjutan.”

Ericsson memperkuat jaringan Telkomsel dengan radio Massive MIMO AIR­3219 ultra-lightweight yang hemat energi, yang akan berfungsi untuk memenuhi kebutuhan 5G dan Fixed Wireless Access & Convergence (FWA/FMC) di masa depan.

Jerry Soper, Presiden Ericsson Indonesia, mengatakan, “Kami sangat senang dapat memperbaharui dan memperkuat kemitraan kami dengan Tel­komsel dalam jejak radio footprint kami yang sudah ada di Indonesia. Radio multi-band dan Massive MIMO generasi terbaru kami seperti AIR 3219, dan baseband yang sedang digunakan dalam jaringan, dapat membantu Telkomsel mengurangi konsumsi energi dan secara signifikan menurunkan biaya energi serta total biaya kepemilikan mereka di masa mendatang.”

Solusi Massive MIMO generasi terbaru dari Ericsson telah dikembangkan dengan tujuan untuk dapat menjadi solusi dengan peng­gu­naan energi yang paling efisien serta ukuran dan berat yang sekecil mungkin.

Ericsson saat ini mengelola 147 jaringan 5G yang beroperasi di 63 pasar di seluruh dunia. Kepemimpinan 5G Ericsson telah diakui oleh laporan-laporan penting analis independen: Gartner 5G Magic Quadrant 2023, (tiga tahun berturut-turut) dan Frost Radar Global 5G Infrastructure. Ericsson juga meraih posisi nomor 1 dalam laporan ABI Research terbaru tentang keberlanjutan vendor telekomunikasi.

Dengan kehadirannya di Indonesia selama 116 tahun, Ericsson telah memainkan peran penting dalam mendukung hampir semua aspek telekomunikasi di negara ini – menyediakan konektivitas di seluruh jaringan 2G, 3G, 4G, dan sekarang 5G. (hsb/rel)