SOLOK/SOLSEL

54 Kepala Sekolah dan Pengawas Ikut Pelatihan, Wako Zul Elfian: Pahami Kontribusi yang Diberikan untuk Bangsa  

0
×

54 Kepala Sekolah dan Pengawas Ikut Pelatihan, Wako Zul Elfian: Pahami Kontribusi yang Diberikan untuk Bangsa  

Sebarkan artikel ini
BERI SALAM— Wali Kota Solok Zul Elfian saat sampai di lokasi acara beri salam kepada kepala sekolah yang ikut pelatihan.

Sebanyak 54 orang kepala sekolah dan pengawas di lingkungan Dinas Pendidikan Kota Solok me­ngikuti pelatihan. Kegiatan itu dibuka secara langsung oleh Wali Kota Solok, Zul Elfian. Wali Kota Solok, Zul Elfian mengatakan, sebagai insan pendidikan tentu telah memahami ko tribusi yang harus diberikan kepada bangsa dan negara. Karakter sosok manusia-manusia yang diinginkan telah tertuang dalam UU Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2023 tentang sistem pendidikan nasional.

“Dalam UU tersebut dinyatakan bahwa endidikan bertujuan untuk me­ngem­bangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, ca­kap, kreatif, man­diri dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab,” ungkap Zul Elfian.

Disebutkan Zul Elfian, mencermati tujuan tersebut terlihat bahwa secara substantive, karakter yang ingin dikwmbangkan pada peserta didik adalah karakter yang bersifat Intrapersonal. Karakter Intrapersonal adalah hal yang terkait dengan pola pikir yang dicirikan dengan sifat Visioner, cerdas, kreatif dan terbuka serta olah hati yang dicirikan dengan sifat jujur, ikhlas, religius dan adil.

Baca Juga  Pertemuan Pokjanal Posyandu, Upaya Percepatan Integrasi Layanan Primer di Solsel

Sedangkan karakter intrapersonal adalah hal yang berkaitan dengan aspek kinestetik yang dicirikan dengan sifat gigih, kerja keras, disiplin, bersih dan bertanggung jawab serta olah rasa karsa yang dicirikan dengan sifat peduli, demokratis, gotong royong dan penolong.

“Diperlukan upaya stra­tegis dan sistematis dalam meningkatkan kualitas ma­nusia melalui pendidikan. Untuk itu, nilai-nilai pendidikan karakter hendaknya dilaksanakan secara komprehensif di sekolah melalui aktifitas Intrakurikuler dan Ekstrakurikuler,” ujarnya.

Selanjutnya, Kepala sekolah bertugas merencanakan, mengontrol dan melakukan perbaikan berkelanjutan sebagaimana realisasi perubahan ku­rikulum. Perubahan kurikulum sebelumnya menjadi kurikulum merdeka membutuhkan perhatian dan sumbangsih kepala sekolah secara sungguh-sungguh karena peran kepala se­kolah menjadi salah satu faktor utama keberhasilan.

“Kegiatan ini diharapkan dapat membentuk per­sonality kepala sekolah yang tangguh, penuh keteladanan, dan memiliki visi kepemimpinan. Inilah ke­depannya yang diharapkan mampu membawa bangsa dan negara mencapai cita-cita bangsa yaitu memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa serta berdaya saing global melalui pengelolaan sekolah yang efektif,” tambahnya.

Baca Juga  Wako Zul Elfian Serahkan Piala Adipura pada Sektretaris DLH, Kota Solok Raih Lagi Adipura

Kepala Dinas Pendidikan Kota Solok, Irsyad melaporkan, perkembangan pendidikan saat ini telah menuntut percepatan mutu kualitas manusia dimasa yang akan datang. Pencapaian mutu ini, sangat tergantung dari kualitas proses pembelajaran yang sedang dilaksanakan dan menjadi problema tersendiri bagi dunia pendidikan di Indonesia.

Berangkat dari keprihatinan ini, Dinas Pendidikan Kota Solok mengadakan pelatihan peningkatan kompetensi kepala sekolah agar dapat memberikan suatu solusi untuk menciptakan sekolah yang inovatif.

“Selama pelaksanaan kegiatan pelatihan pening­katan kompetensi sekolah yang diadakan ini tentunya banyak ilmu yang dapat diserap dari narasumber,” sebutnya. Pelatihan ini diikuti 54 orang peserta yang terdiri dari 6 orang kepala sekolah SMP, 41 orang kepala sekolah SD, serta 7 orang pengawas. (vko)