BERITA UTAMA

Momen Maroko Usir Jerman Dari Fase Grup H, Haru dan Dramatis

0
×

Momen Maroko Usir Jerman Dari Fase Grup H, Haru dan Dramatis

Sebarkan artikel ini
Tim Sepak Bola Wanita Maroko
Tim Sepak Bola Wanita Maroko

POSMETRO PADANG – Kejutan terbesar Piala Dunia Wanita adalah ketika Jerman tersingkir di babak penyisihan grup saat Kolombia dan Maroko maju dengan mengorbankan tim juara.

Fakta ini menampilkan berbagai macam emosi, dengan penderitaan dan ekstasi dalam ukuran yang sama di dua pertandingan dramatis yang mengakhiri fase penyisihan Grup H.

Hasil kilas balik pertandingan ini bisa menjadi pembelajaran Anda dalam memprediksi tim pemenang di Piala Dunia Wanita 2023. Pastikan untuk tidak salah menentukan tim unggulan.

Popp yang tak percaya kenyataan

Sebagai juara Olimpiade dan tiga kali juara Liga Champions, kapten Jerman Alexandra Popp tidak bisa meninggalkan lapangan dengan cepat. Ia harus meninggalkan lapangan dan membiarkan tim Maroko menikmati momennya, sementara Ia tak bisa menunjukan rasa malu berlama-lama di rumput hijau.

Setelah bertanding fase Grup H, Ia menemui wartawan dan berkata “sejujurnya, saya tidak bisa memahaminya,” kata Alexandra Popp kepada BBC Sport.

“Saya tidak tahu apa yang harus saya katakan. Saya tidak bisa benar-benar mengerti apa yang telah terjadi, jujur saja. Ya, tidak tahu.”

Baca Juga  PSBS Biak di Atas Angin, Semen Padang Bertekad Keluar dari Zona Degradasi

Sang kapten telah melakukan yang terbaik untuk memimpin dengan menunjukkan kapabilitasnya melawan Korea Selatan, menyamakan kedudukan setelah mereka tertinggal dari gol pembuka Cho So-hyun di Brisbane.

Dia melihat gol yang dianulir dan sundulannya membentur tiang di babak kedua tetapi begitu banyak kejutan saat pertandingan memaksa Popp dan timnya meninggalkan Australia sebelum babak final.

Ada air mata yang lebih menggembirakan di Perth

Setelah mengalahkan Kolombia 1-0 berkat gol Anissa Lahmari di menit akhir babak pertama setelah penalti berhasil diselamatkan, para pemain Maroko berkumpul untuk menunggu berita dari Brisbane.

Adegan kegembiraan yang tak ternilai memecahkan emosi para pemain hingga berlutut mengucapkan terima kasih kepada penonton dan manajer Tim Maroko, Reynald Pedros, saat mereka menorehkan sejarah bagi perwakilan Afrika Utara..

Tim putra menjadi negara Afrika pertama yang mencapai semifinal Piala Dunia tahun lalu dan eksploitasi tim asuhan Pedros melanjutkannya di tahun ini. Maroko adalah satu-satunya tim Afrika yang melaju ke babak sistem gugur.

Baca Juga  Kebijakan Perusahaan bikin Pendapatan Menurun, Driver Ojol Serbu Kantor Gojek dan Balai Kota

Peringkat terbalik

Siapapun yang mendasarkan prediksi Piala Dunia mereka pada peringkat dunia akan menggaruk-garuk kepala. Tim besar sekelas erman, Kanada, Brasil, Cina, Italia, dan Korea Selatan kini pulang ke rumah.

Kematian kolektif mereka telah membuka peluang bagi tim-tim yang kurang dilirik menjadi pantas diperhitungkan. Contoh nyata adalah Maroko dan Afrika Selatan, yang mana keduanya diluar peringkat 50 besar namun berhasil masuk ke babak sistem gugur bersama dengan Jamaika dan Nigeria yang notabene tak masuk peringkat 20 besar.

Rekor selisih gol yang dipatahkan

Tidak ada tim yang pernah keluar dari babak penyisihan grup dengan selisih gol lebih tinggi dari Jerman. Biasanya Jerman yang menciptakan jenjang gol tinggi pada rivalnya. Namun kini kemenangan 6-0 atas Maroko dalam pertandingan pembukaan mematahkan rekor yang sudah dipegang Jerman sebelumnya. Jerman berakhir dengan selisih gol +5 tetapi dan itu tidak bisa  membuat mereka lolos.