METRO SUMBAR

Polisi Berhati Mulia, Donatur Tetap Peduli Anak Yatim dan Kaum Dhuafa

0
×

Polisi Berhati Mulia, Donatur Tetap Peduli Anak Yatim dan Kaum Dhuafa

Sebarkan artikel ini
SERAHKAN BANTUAN— Aipda Dian Wihendro Ratno saat menyerahkan amplop ke anak yatim dan bantuan sembako untuk anak yatim di SMPN 33 dan SMPN 6.

PADANG, METRO–Sesuai slogan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, slogan Polri diubah menjadi presisi. Presisi merupakan akronim dari prediktif, responsibilitas dan trans­paransi berkeadilan. Kata responsibilitas dan trans­paransi berkeadilan yang menyertai pendekatan pemolisian prediktif ditekankan agar setiap anggota Polri mampu melaksanakan tugasnya secara cepat dan tepat, responsif, humanis, transparan, bertanggung jawab, serta berkeadilan. Presisi diharapkan tidak hanya sekadar menjadi jargon namun juga benar-benar diterapkan dalam bertugas.

Mewujudkan presisi Ka­polri Jenderal Listyo Sigit Prabowo tersebut ternyata di Polda Sumbar, ada anggota Polri yang begitu ha­rum namanya bagi anak yatim, kaum dhuafa dan bahkan janda dhuafa.  Ia adalah Aipda Dian WR alias Pitok. Jebolan Seba 2003 Gelombang II  saat ini a­dalah anggotab Reserse Kriminal (Reskrim) yang bertugas di Polresta Pa­dang, tepatnya di Polsek Lubuk Begalung.

Om Dian WR, akrab di­sapa oleh anak anak Yatim Piatu, Kaum Dhuafa dan para janda Dhuafa di Yayasan Berkah Amal Salih ini ternyata sudah bergabung di Yayasan Berkah Amal Salih (BAS) sejak dua tahun lalu yang di Ketuai oleh Zetri Murni, Pembina Saribulih dan Herwaty Taher atau Cece sebagai koordinator.

“Alhamdulillah, saat ini kita memiliki sebanyak 150 orang anak yatim, 60 orang kaum Dhuafa dan seba­nyak 50 orang lebih janda Dhuafa yang kami bina,” ujar Saribulih didampingi Cece kepada POSMETRO.

Dikatakan Saribulih, bahwa Yayasan Berkah Amal Salih (BAS) yang berada di Banuaran yang dikelolanya ini tak terlepas dari sosok seorang anggota Polri anggota Reskrim Polsek Lubuk Begalung, Aipda Dian Wihendro Ratno.

Baca Juga  Masuk 7 Besar, Dasawisma Matahari 28 Diverifikasi Tim Provinsi

Om Dian WR  sudah berbuat yang terbaik bagi Yayasan kami, khususnya internal Polri. Dian adalah donatur tetap di Yayasan Berkah Amal Salih (BAS) yang selalu membawa sercecah harapan bagi anak yatim, kaum dhuafa dan para janda dhuafa.  “Ada beras di Yayasan, berarti ada Om Dian. Begitulah rasa kepedulian Aipda Dian WR untuk anak anak yatim, kaum dhuafa dan para janda dhuafa yang sangat membutuhkan uluran ta­ngan donaturnya,” ujar Saribulih.

Tak hanya beras, mei instan, telor dan bahkan jika Om Dian dapat rezeki, ia juga memberikan uang tunai pada anak anak , meski isinya tak seberapa. Namun sangat berarti bagi mereka.

“Selain itu Dian WR juga memberikan bantuan untuk anak anak sekolah yang yatim piatu dan kaum dhuafa. Baru baru ini, Dian memberi bantuan beras, uang tunai dan  telor di SMPN 6 dan SMPN 33 Pa­raklaweh. Penyerahan ban­tuan itu langsung diserahkan ke sekolah,”aku Sa­ribulih.

Uniknya, kata Saribulih, untuk mencari anak Yatim, kaum Dhuafa dan para janda Dhuafa,  Aipda Dian WR langsung mencari sen­diri di masing masing wi­layah yang terletak di Kecematan Lubuk Begalung. Setelah didata dan melaporkannya kepada pak RT dan RW setempat, data data itu langsung diserahkan pada pengurus Yayasan Berkah Amal Salih (BAS) untuk selanjutnya dibagi pada Jumat berkah. Setiap usai Jumat selalu kita bagikan bantuan itu,” sebut Saribulih.

Baca Juga  APKASINDO Apresiasi Kinerja Polda Sumbar Menjaga Kamtibmas Tetap Kondusif

Sementara itu Lurah Banuaran Nan XX Devrison ST, kepada POSMETRO mengaku mendukung aksi sosial dan niat tulus yang dilakukan Aipda Dian WR itu. Belum tentu 1000 polisi, ada satu yang berbuat seperti Om Dian  ini. Tugas yang dilakukannya itu adalah membantu prigram Pemko Padang. Kepedulian Aipda Dian WR  terhadap anak yatim, kaum dhuafa dan janda dhuafa adalah pekerjaan sangat mulia dan disenangi Allh SWT. Saya angkat topi untuk Om Dian WR,” tutur Devrison.

Di tempat terpisah Aipda Dian WR kepada POSMETRO tak banyak berkomentar. Namun niat dan pekerjaan tulusnya itu dilakukan berkat dukungan pimpinan. Bahkan sang isteri bernama Cheni Suari SE, mendukung penuh, bah­kan Cheni ikut terlibat dalam memberikan bantuan atau sumbangan untuk anak anak yatim.

“Hanya Allah SWT yang tahu pak, Sebab saya juga berasal dari orang miskin, hidup seadanya saja,” aku Dian singkat mengaku tugasnya yang dilaksanakannya ini usai dinas wajibnya di Polsek Lubug Begalung. (ped)