BERITA UTAMA

Soal Cawapres 2024, Cak Imin: Kalau Gerindra Tak Pasti, Saya Ikut PDIP

0
×

Soal Cawapres 2024, Cak Imin: Kalau Gerindra Tak Pasti, Saya Ikut PDIP

Sebarkan artikel ini
BERTEMU— Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (kanan) bersama dengan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar (kiri).

JAKARTA, METRO–Ketum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) menyebut partainya masih menunggu ke­pastian dari Gerindra untuk posisi ca­wapres 2024. Ia menyebut jika Gerindra tak kunjung memberi kepastian, PKB membuka kans berpindah haluan ke PDIP.

“Inikan masih panjang waktunya ya, pokoknya PKB sama Gerindra tetap solid, saya dukung Pak Prabowo, masih jalan. Soal nanti-nanti ya sabar saja kita kan lihat perkem­ba­ngan,” kata Cak Imin usai acara Haul ke-14 Gus Dur di Kantor DPP PKB, Jakarta Pusat, Jumat (4/8).

“Kalau kemudian PDIP memberi harapan baru pada saya itu barang kali nanti kalau tidak ada ke­pastian di Gerindra ya ikut PDIP aja. Kira-kira gitu ajalah. Tapi saya sampai­kan sampai hari ini masih ada kepastian (sama Ge­rindra),” sambungnya.

Baca Juga  439 Sampel Terperiksa, 53 Warga Sumbar Positif Corona, Meninggal Nihil, Sembuh Tambah 113 Orang

Secara resmi, PKB me­mang masih bergabung dalam Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR) bersama Gerindra. Di te­ngah perjalanan, Cak Imin sowan ke PDIP dengan bertemu Ketua DPP PDIP Puan Maharani.

Bahkan, Cak Imin juga masuk dalam bursa cawa­pres Ganjar Pranowo ber­sama 4 nama lainnya. Mes­ki begitu, Cak Imin tak mau buru-buru menentukan lang­­kah. Se­mua akan ter­lihat pada Ok­tober 2023 saat pendaf­taran capres dibuka.

“Nanti kita lihat bahwa sebetulnya deadline atau tidak deadline itu mua­ranya sih Oktober pen­daftaran itu. Jadi masih fleksibel,” tuturnya.

Baca Juga  Kepergok saat Beraksi, Pelaku Cabul Digebuki Massa hingga Nyaris Dibakar

Dia pun mengaku be­lum tahu perkembangan terkait posisi cawapres Ganjar Pranowo. Sebab, dirinya masih menjadi no­minasi bersama Erick Tho­hir, Sandiaga Uno, Andika Perkasa hingga Agus Hari­murti Yudhoyono (AHY)

“Ya (tawarannya) ca­wapres (Ganjar) kan. Tapi­kan masih nominasi,” tutur Wakil Ketua DPR itu.

Lebih lanjut, ia ber­pandangan saat ini setiap koalisi saling menunggu siapa sosok yang dipilih sebagai cawapres.

“Strategi PDIP nunggu cawapresnya Gerindra. Strategi Gerindra nunggu cawapresnya PDIP. Semua. Tanya saja strateginya Koalisi Perubahan pasti menunggu cawapresnya PDIP dan Gerindra,” tan­dasnya. (jpg)