BERITA UTAMA

Demo Hari Keempat, Ribuan Warga Air Bangis Doa Bersama, Massa Tandingan Pro PSN Adu Orasi

0
×

Demo Hari Keempat, Ribuan Warga Air Bangis Doa Bersama, Massa Tandingan Pro PSN Adu Orasi

Sebarkan artikel ini
DOA BERSAMA— Ribuan warga Air Bangis, Pasbar yang demo di depan Kantor Gubernur Sumbar melaksanakan doa bersama membalas orasi massa tandingan pro PSN.

PADANG, METRO--Aksi demonstrasi hari keempat ribuan warga Air Bangis, Kecamatan Sungai Beremas, Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) di depan Kantor Gubernur Sumatra Barat, Kamis (3/8) makin memanas.

Kubu yang Pro terhadap kebijakan Proyek Strategis Nasional (PSN) terus berorasi, sementara Masyarakat yang beraliansi dengan mahasiswa menggelar aksi doa bersama yang dipimpin oleh orator dari Mahasiswa.

Dalam orasinya, kubu yang pro terhadap Proyek PSN, mengatakan bahwa mereka keberatan dengan massa yang beraliansi dengan mahasiswa dengan mengatasnamakan warga Air Bangis.

“Kalian bukan warga Air Bangis. Kalian Pendatang, kami inilah warga Air Bangis yang asli. Mahasiswa jangan ikut campur dalam urusan daerah kami, kalian tidak tahu apa persoalannya,” kata orator dengan nada berapi-api.

“Kami mendukung penuh Proyek PSN yang sudah digaungkan oleh Pemprov Sumbar yang akan dilaksanakan di Nagari Air Bangus. Kepada Bapak Kapolda Sumbar yang terhormat kami meminta penegakan hukum terhadap perambah hutan kawasan produksi di nagari kami,” tegas orator.

Baca Juga  7 Pelaku Penambangan Emas Ilegal Ditangkap, Ekskavator dan Berbagai Peralatan Disita Polisi, Beroperasi Malam Hari, Pemodal Diburu

Lanjutnya, jika ada masyarakat demo yang beraliansi dengan mahasiswa itu mengundurkan diri dan kembali merapatkan barisan dengan pihak yang mengklaim kelompoknya adalah Anak Nagari Air Bangis yang asli, mereka akan dibebaskan dari hukum adat.

“Jika dari kalian ada yang mengundurkan diri dan bergabung dengan kami, untuk mendukung Proyek PSN ini maka akan saya jamin keamanan dan keselamatan kalian,” ucap orator meyakinkan.

Sementara di kubu masyarakat yang beraliansi dengan Mahasiswa, membalas orasi dari kubu ‘sebelah’ dengan aksi doa bersama yang dipimpin oleh seorang mahasiswa, dan di aminkan oleh masyarakat.

“Ya Allah, bukakanlah pintu hati pemimpin kami, agar pemimpin kami dapat menemui kami disini, Ya Allah, berikan juga kesehatan serta ketabahan kepada masyarakat kami dalam berjuang,” sepenggal doa yang di sampaikan oleh seorang mahasiswa, yang diaminkan oleh semua masyarakatnya.

Baca Juga  Mendidik Anak di Tengah Kesibukan Orang Tua

Lanjutnya dalam orasi, mereka tetap bersikukuh meminta untuk Gubernur agar mau menemui mereka dilapangan, nyamyian demi nyanyian terus di gaungkan oleh masyarakat yang kontra terhadap Proyek PSN.

“Tarik Brimob dari lahan kami, kami bukan pencuri, kami kriminal, kami ingin merdeka, bebaskan keluarga kami,” nyanyian yang diulang-ulang selama orasi.

Namun, di hari keempat demonstrasi di depan Kantor Gubernur Sumbar ini, tidak tampak utusan dari Pemprov Sumbar yang datang menemui para demonstran yang saling adu orasi di depan kantor Gubernur itu. (cr2)