DIBANDINGKAN big six Premier League, lini serang Liverpool FC (LFC) memiliki kedalaman paling bagus. Mohamed Salah, Darwin Nunez, Cody Gakpo, Diogo Jota, dan Luis Diaz seolah memberi garansi LFC tidak akan kesulitan mencetak gol.
Pramusim tahun ini menampilkan betapa LFC konsisten mencetak 4 gol dalam tiga laga beruntun. Masing-masing mengalahkan Karlsruher SC 4-2 (20/7), seri 4-4 kontra Greuther Furth (24/7), dan menaklukkan Leicester City empat gol tanpa balas di Singapore National Stadium (30/7).
Tapi, streak mencetak 4 gol itu terhenti ketika LFC menghadapi Bayern Munchen di Singapore National Stadium Rabu (2/8) malam. Skuad Jurgen Klopp “hanya” mencetak 3 gol dan malah kebobolan 4 gol. Kekalahan oleh Bayern sekaligus menggagalkan LFC mencatat pramusim tanpa kalah bersama Klopp seperti pernah terjadi pada 2020 dan 2017.
Meski begitu, Klopp tetap puas dengan performa pramusim Virgil van Dijk dkk. “Mencetak 15 gol dalam empat laga bukan sesuatu yang buruk, bukan? Kami bakal lebih baik saat kompetisi bergulir nanti,” kata Klopp seperti dilansir Liverpool Echo.
Kekalahan kemarin juga tidak disesali Van Dijk yang sehari sebelum laga diresmikan sebagai kapten baru The Reds —julukan LFC. Sebab, bek yang juga kapten timnas Belanda itu mencetak salah satu gol pada menit ke-28. Gol pramusim pertama VVD —sapaannya— setelah lima tahun.
“Tanggung jawabnya (Van Dijk, Red) kini bertambah (sebagai kapten, Red),” ucap Klopp seperti dilansir ESPN. LFC masih menyisakan satu laga pramusim. Yakni, menghadapi Darmstadt 98 di Deepdale, Preston (8/8). (jpg)





