AGAM/BUKITTINGGI

Ringankan Beban Masyarakat Pasca Bencana di Tanjung Raya, Pemprov Sumbar Salurkan Bantuan Cadangan Pangan

0
×

Ringankan Beban Masyarakat Pasca Bencana di Tanjung Raya, Pemprov Sumbar Salurkan Bantuan Cadangan Pangan

Sebarkan artikel ini
SALURKAN BANTUAN— Kepala Dinas Ketahanan Pangan Sumbar, Syaiful Bahri menyalurkan bantuan pangan kepada masyarakat Kecamatan Tanjung Raya yang terdampak bencana banjir banding, Rabu (2/8).

AGAM, METRO–Pemerintah Provinsi Sumatera Barat salurkan bantuan pangan kepada masyarakat Kecamatan Tanjung Raya yang terdampak bencana banjir bandang.

Bantuan ini diserahkan oleh Gubernur Sumatera Barat, diwakili Kepala Dinas Ketahanan Pangan Sumbar, Syaiful Bahri kepada Bupati Agam, Dr H Andri Warman MM, di Kantor Wali Nagari Tanjung Sani, Kecamatan Tanjung Raya, Rabu (2/8).

Syaiful Bahri mengatakan, bantuan ini merupakan salah satu program Dinas Pangan Sumbar yaitu bantuan cadangan pangan.

“Jadi, jika terjadi bencana alam di setiap kabupaten/kota, dan jika ada permintaan bantuan ke Pemprov, maka bantuan yang diberikan terlebih dahulu adalah bantuan cadangan pangan ini,” ujarnya.

Baca Juga  Ungkap Komplotan Cuter, DPRD Apresiasi Polres Payakumbuh

Dikatakan, cadangan pangan ini bertujuan untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana dalam memenuhi kebutuhan pangannya.

“Cadangan pangan yang disalurkan saat ini berupa beras sebanyak 22.266 kilogram,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Agam, Dr H Andri Warman MM mengucapkan terimakasih kepada Pemprov Sumbar atas bantuan yang diberikan.

“Ini merupakan bentuk kepedulian Pemprov Sumbar kepada masyarakat atas musibah yang terjadi di Kabupaten Agam, khu­susnya di Kecamatan Tanjung Raya,” ujarnya.

Dikatakan, bencana banjir bandang ini mengakibatkan dampak yang cukup banyak. Salah satunya adalah putusnya akses jalan ke daerah pusat bencana, yaitu di Nagari Tanjung Sani.

Baca Juga  Bupati Letakkan Batu Pertama Pembangunan ITBHAS Bukittinggi

“Alhamdulillah, saat ini akses jalan sudah bisa dilalui, sehingga pendistribusian bantuan bisa lebih cepat dan mudah,” jelasnya.

Menurutnya, dari jumlah bantuan yang diberikan ini, maka setiap keluarga yang terdampak bencana akan mendapatkan beras lebih kurang sebanyak 4,5 kilogram/hari, untuk 15 hari pasca bencana.

Ia berharap, bantuan ini dapat membantu dan meringankan beban ma­sya­ra­kat dalam memenuhi kebu­tuhan pangannya. (pry)