METRO PESISIR

Pembuatan Tabuik Diserbu Pengunjung, Ratusan Perantau Saksikan Hoyak Tabuik 2023

3
×

Pembuatan Tabuik Diserbu Pengunjung, Ratusan Perantau Saksikan Hoyak Tabuik 2023

Sebarkan artikel ini

PARIAMAN, METRO–Hoyak tabuik 2023, rumah tabuik Pasa dan Su­barang diserbu ribuan pe­ngunjung. Kedatangan me­reka untuk melihat proses pembuatan tabuik, sejauh mana pembuatan tabuik tersebut dikerjakan para pengrajin. Wali Kota Pariaman H Genius Umar, kemarin, didampingi oleh Kepala Bappeda, Hendri dan perantau Piaman asal Kepulauan Riau, turut berbaur bersama pengunjung melihat langsung proses pembuatan tabuik sebelum besok akan diarak dan dibuang ke laut.

“Pengunjung bukan ha­n­ya datang dari masya­rakat Kota Pariaman dan Sumatera Barat saja, akan tetapi juga datang dari warga rantau yang khusus datang ke Kota Pariaman, untuk melihat gelaran Tabuik Piaman, yang telah menjadi eliven budaya khas Pariaman ini,” kata Genius Umar ,kemarin.

Baca Juga  Kebutuhan yang Mendesak, Tanah Hibah Sepakat untuk Bangun Kantor Wali Nagari

Genius mengatakan bahwa masyarakat yang datang juga dihibur dengan permainan musik gandang tambua dan tasa dari anak-anak tabuik, menambah kemeriahan dan kekhasan dari event budaya tabuik ini, yang sangat menarik bagi yang datang.

“Tabuik merupakan sa­lah satu budaya Kota Pa­riaman yang selalu kita lestarikan, dan tabuik juga merupakan icon wisata Kota Pariaman yang mendatangkan ribuan pengunjung untuk melihat dan menyaksikannya, dan ta­hun ini tabuik akan dihoyak pada esok hari, tanggal 30 Juli 2023 atau bertepatan dengan tanggal 16 Muharam 1445 Hijriyah,” ung­kapnya.

Keramaian yang di­sebabkan oleh pengunjung yang datang ke rumah tabuik ini, juga menjadi berkah bagi para pedagang kaki lima yang menggelar dagangan mereka di area rumah tabuik. Bermacam-macam jajanan yang mereka buat, juga menarik perhatian pengunjung untuk membelinya. “Kita berharap, dengan momentum Tabuik tahun ini, akan semakin menggeliatkan pe­rekonomian daerah, sehingga masyarakat dapat merasakan manfaat dari event ini, yang kedepanya adalah peningkatan kesejahteraan masyarakat, ser­ta dapat mempertahankan tradisi dan budaya yang ada di daerah kita,” tutupnya.

Baca Juga  Wabup jadi Irup Gelar Pasukan Keselamatan Singgalang 2019

Berbagai barang dagangan yang dijual berupa permainan anak-anak se­perti balon, lampu terbang, dan lain-lain, sedangkan makanan berupa makanan keninian dan berbagai pa­nganan jajanan khas kaki lima, seperti telur gulung, martabak, sate, mie rebus, bakso, dan makanan lainnya, serta dagangan lainya yang memenuhi rumah tabuik pasa dan subarang. (efa)