PADANG, METRO–Sehari, dua peristiwa kebakaran hebat terjadi di Kota Padang pada Rabu (26/7). Peristiwa pertama menghanguskan satu rumah dan dua toko di Jalan Dr Sutomo, Kecamatan Padang Timur, pukul 03.28 WIB yang menimbulkan kerugian Rp 1,1 miliar.
Berlesang lebih kurang tiga jam setelahnya, api dengan kobaran cukup besar juga melahap sejumlah warung di depan Rumah Sakit Jiwa (RSJ) HB Saanin Gadut, Kecamatan Pauh. Selain menghanguskan bangunan, satu unit mobil dan tiga motor ludes dalam kebakaran itu.
Pantauan POSMETRO, kebakaran yang terjadi di Ulu Gadut, terlihat api dengan cepat membesar sehingga menghanguskan warung-warung di sana. Bahkan, masyarakat sekitar juga turut mencoba memadamkan api dengan peralatan seadanya sebelum petugas tiba di lokasi.
Masyarakat pun terlihat panik melihat besarnya kobaran api dan asap tebal yang membubung tinggi. Apalagi, warung yang terbakar itu berada di kawasan padat permukiman penduduk. Tak lama berselang, petugas Damkar datang ke lokasi untuk melakukan pemadaman.
Kabid Operasional Dinas Damkar Kota Padang, Sutan Hendra pihaknya mendapat laporan kebakaran yang terjadi di depan RSJ HB Saanin pada pukul 07.57 WIB. Pihaknya kemudian mengerahkan enamunit armada dari Damkar Kota Padang dan empat unit armada dari PT Semen Padang.
“Api berhasil dipadamkan sekitar 30 menit setelah petugas gabungan sampai di lokasi kebakaran. Dipastikan kebakaran itu tidak menimbulkan korban jiwa. Namun, enam petak warung ludes terbakar berikut dengan satu mobil dan tiga unit sepeda motor. Kerugian ditaksir Rp 1,4 miliar,” ujar Sutan Hendra.
Sementara, Kapolsek Pauh, AKP Muzhendri, berdasarkan keterangan saksi, yang bekerja sebagai karyawan warung bakso, saat itu dia sedang tertidur, dan tiba-tiba terbangun ketika api sudah membesar.
“Saat itu saksi tengah tertidur, dan dia terbangun karena merasa panas setelah api membesar. Saksi pun langsung berusaha menyelematkan diri dengan cara keluar keluar lewat jendela karena api sudah membesar di warung,” jelasnya.
Satu Rumah dan
2 Toko Terbakar
Sutan Hendra mengungkapkan, kebakaran yang terjadi di Jalan Sutomo, Kelurahan Kubu Marapalam, Kecamatan Padang Timur diduga terjadi akibat arus pendek listrik (Korsleting) dari salah satu rumah warga.
“Objek yang terbakar satu rumah dan dua toko. Dalam kejadian itu diterjunkan 50 personil dan 8 unit, yang menghanguskan lahan seluas 50 meter persegi, dengan kerugian sekitar 1,1 miliar rupiah,” kata Sutan.
Kapolsek Padang Timur, AKP Al Achyar, mengatakan bahwa pada saat kebakaran tersebut korban yang tengah tertidur pulas mendengar teriakan dari tetangganya, yang memberitahukan bahwa rumahnya telah terbakar
“Pemilik rumah terbangun, karena adanya teriakan dari tetangganya, dan dilihat api sudah membesar di bagian depan rumah yang merupakan toko laundry, tidak lama setelah itu korban beserta saksi langsung menghubungi Pemadam Kebakar an,” ucapnya.
Menanggapi kebakaran besar yang terjadi di Kota Padang dalam waktu yang berdekatan itu Wakil Wali Kota Padang, Ekos Albar menghimbau kepada masyarakat Kota Padang untuk memakai beban listrik sesuai dengan beban yang sanggup di tanggung meteran listrik.
“Kita melihat kedua penyebab terjadinya kebakaran tersebut adalah korsleting listrik, jadi kita menghimbau kepada masyarakat untuk menggunakan beban listrik yang sanggup di tampung meteran, serta memperbaiki secara mandiri instansi listrik rumah agar meminimalisir terjadinya kebakaran akibat korsleting listrik,” ucap Ekos. (cr2)





