METRO BISNIS

Permudah Kepemilikan Rumah, Bank Nagari-Apersi Jalin Kerja Sama

0
×

Permudah Kepemilikan Rumah, Bank Nagari-Apersi Jalin Kerja Sama

Sebarkan artikel ini
KERJA SAMA—Penandatangan PKS oleh Direktur Kredit dan Syariah Bank Nagari Gusti Candra dan Ketua DPD Apersi Sumbar Liswendi Kamar, didampingi Dirut Bank Nagari Muhamad Irsyad, Direktur Keuangan Sania Putra, dan jajaran, kemarin.

PADANG, METRO–Bank Nagari dan DPD Aso­siasi Perumahan dan Permuki­man Seluruh Indonesia (Aper­si) Sumbar melakukan penan­data­nganan Perjanjian Kerja Sama (PKS), Kamis (20/7) di Lantai 4 Kantor Pusat Bank Nagari.

PKS tersebut ditandata­ngani oleh Direktur Kredit dan Syariah Bank Nagari Gusti Can­dra dan Ketua DPD Apersi Sumbar Liswendi Kamar, yang disaksikan langsung oleh Direktur Utama (Dirut) Bank Nagari Muhamad Ir­syad, Direktur Keuangan Sa­nia Putra, beserta jajaran.

Adapun poin-poin yang ditandatangani tersebut meliputu co-branding, la­yanan digital, pengadaan dan pembelian rumah, KPR Fasilitas Likuiditas Pembi­ayaan Perumahan (FLPP), dan kredit modal kerja kontruksi perumahan.

Dalam kesempatan itu, Dirut Bank Nagari Muha­mad Irsyad mengatakan, tujuan dari dilaksana­kan­nya PKS antara Bank Na­gari dan DPD Apersi Sum­bar adalah untuk membe­rikan kemudahan kepada masyarakat Sumbar dalam bidang perumahan.

“Bagaimana masyara­kat kita di Sumbar bisa memiliki rumah yang baik dan layak sesuai dengan ketentuan yang telah dite­tapkan oleh pemerintah,” jelasnya.

Ia menambahkan, ada sejumlah poin kerja sama yang ditandatangani pada pertemuan tersebut, dian­taranya co-branding, laya­nan digital, pengadaan dan pembelian rumah, KPR Fasilitas Likuiditas Pembia­yaan Perumahan (FLPP), dan kredit modal kerja kontruksi perumahan.

“Harapan kami dengan kerja sama ini, seluruh anggota Apersi Sumbar bi­sa memanfaatkan fasilitas yang kami berikan di Bank Nagari seperti KPR FLPP dan juga kredit untuk mo­dal kontruksi perumahan,” ujarnya.

Selain itu Irsyad me­ngatakan, sejalan dengan penandatangan kerja sa­ma yakni pelayanan digital, ia mengingatkan kepada nasabah untuk selalu was­pada dengan tipu daya social engineering, yakni me­manipulasi psikologi untuk mendapatkan data rahasia atau kepentingan jahat lainnya.

“Jadi jangan pernah memberitahu data kita se­perti nomor kartu ATM, no­mor rekening, pin ATM, kode akses mobile banking, pin mobile banking, kode OTP, dan kode reservasi card­less, kepada siapapun baik me­lalui telpon, WhatsApp, isian formular atau secara langsung,” jelasnya.

Kemudian ia meminta kepada nasabah untuk meng­hiraukan pesan atau link dari website atau media sosial seperti mempu­nyai lampiran file bertipe APK dan menyuruh me­ngisi formular data rahasia.

Ketua DPD Apersi Sumbar Liswendi Kamar mengatakan, anggota DPD Apersi saat ini berjumlah sebanyak 157 anggota yang tersebar di seluruh kabu­paten dan kota di Sum­bar. Sementara untuk realisasi unit KPR, baik itu FLPP, ko­mersil, dan lainnya dari tahun 2019 sampai 2022 tercatat ada sebanyak 8.253 unit.

“Ini menjadi suatu po­tensi yang bagus yang bisa diambil oleh Bank Nagari. Untuk target yang dibe­rikan oleh masing-masing developer anggota Apersi Sumbar tahun 2023 ini ada sebanyak 2.500 unit. Sam­pai Juni baru terea­liasasi 50 persen. Sementara dari Bank Nagari ada sekitar 380 unit,” jelasnya.

Ia menambahkan, hal ini menjadi suatu kerja sama yang baik ke depan, karena dengan adanya penanda­tangan PKS antara Bank Na­gari dan DPD Apersi Sumbar saat ini, maka tentu hara­pannya hasil yang didapat­kan akan lebih baik. (r)