METRO PADANG

Minim Transportasi Umum,  Siswa SMP di Bungtekab Diangkut Mobil Dinas Danramil

0
×

Minim Transportasi Umum,  Siswa SMP di Bungtekab Diangkut Mobil Dinas Danramil

Sebarkan artikel ini
NAIKI MOBIL DINAS TNI— Sejumlah pelajar SMP 19 Bungus Selatan, Kecamatan Bungus Teluk Kabung (Bungtekab), mendapat tumpangan mobil dinas Danramil 07/Bungus, menuju sekolah mereka, Selasa (18/7).

BUNGUS, METRO–Foto sejumlah pelajar Sekolah Menegah Pertama (SMP) turun dari kenda­raan operasional Tentara Nasional Indonesia (TNI) beredar luas, Selasa (18/7). Bukan kendaraan taktis perang, melainkan jenis pick up yang digunakan sehari-hari untuk bertugas dan mengabdi kepada ma­sya­rakat.

Danramil 07/Bungus, Kapten Inf Ikhlas yang memberi tumpangan mengatakan, langkah itu dilakukan lantaran minimnya tran­sportasi umum di daerah itu. Sementara, para pelajar harus segera sampai di sekolah untuk mengi­kuti aktivitas belajar mengajar.

“Mereka (pelajar) dari SMPN 19 Bungus Selatan. Pelajar ini menumpang kendaraan dinas saya dari Kelurahan Gates, Lubuk Begalung hingga Kampung Sungai Barameh. Saya se­ngaja berhenti dan memberikan tumpangan karena mereka belum mendapatkan transportasi umum. Takutnya mereka telat ke sekolah. Makanya, saya beri tumpangan gratis,” kata Ikhlas.

Sebagai seorang prajurit yang lahir dari rahim rakyat, kata Ikhlas, sudah seharusnya anggota TNI memberikan yang terbaik untuk masyarakat.

Tugas TNI saat ini tidak hanya untuk mempertahankan kemerdekaan, menegakkan kedaulatan ne­gara dan mempertahankan keutuhan NKRI. Namun juga ikut berperan meningkatkan taraf kehidupan masyarakat melalui banyak metode yang humanis tentunya.

“Manunggal antara TNI dan rakyat harus didukung dari banyak sisi. Bagi saya, berbuat kebaikan apalagi menyangkut kemanusiaan tidak ada batasnya. Contoh kecil saja, memberi tumpangan bagi pelajar ini. Kami bantu dan dorong mereka untuk mengejar cita-cita. Salah satu ancaman bagi bangsa ini ke depan, justru ada pada persoalan rasa keadilan sosial. Dengan adanya tumpangan ini, mudahan bisa memberikan rasa keadilan itu,” ucapnya.

Meski komunikasi antara dirinya dan pelajar berlangsung singkat, namun Ikhlas sempat mengingatkan untuk terus belajar dengan giat dan tidak terlibat kenalakan remaja atau perbuatan negatif lainnya yang berujung kepada perbuatan tidak pidana. (cr2)