METRO BISNIS

Sosialisasi Perda Nomor 4 Tahun 2020, Syamsul Bahri: Pentingnya Lahan PertanianPenyangga Ketahan Pangan

0
×

Sosialisasi Perda Nomor 4 Tahun 2020, Syamsul Bahri: Pentingnya Lahan PertanianPenyangga Ketahan Pangan

Sebarkan artikel ini
Sosialisasi— Anggota komisi II DPRD Provinsi Sumatera Barat as Fraksi PDI-P Syamsul Bahrilakukan sosialisasi Perda Nomor 4 Tahun 2020, tentang Penyelenggaraan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan.

PADANG, METRO–Anggota komisi II DPRD Provinsi Sumatera Barat asal pemilihan Pasaman-Pasaman Barat Fraksi PDI-P Syamsul Bahri, kembali temui masyarakat untuk lakukan sosialisasi Perda Nomor 4 Tahun 2020, tentang Penyelenggaraan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan.

Kali ini Syamsul Bahri bertemu dengan masya­rakat di Nagari Koto Nandua, kec Koto Balingka, ka­bu­paten Pasman Barat, yang juga di hadiri Camat Bahrul Ilmi, Dinas Perkebunan tanaman pangan dan holtikultura Prov Sumbar, yang diwakili Sri Aulia, serta wali Nagari dan wali Jorong daerah tersebut. 

Pada saat Sosialisasi Syamsul Bahri mengatakan, kalau ia sangat berharap petani memahami betapa pentingnya lahan pertanian untuk menyangga ketahanan pangan di Pasaman barat khususnya dan Sumatera Barat umumnya. 

“Saya sangat berharap pada kita semua, dengan mengikuti sosialisasi peraturan daerah ini bisa memahami berapa pentingnya lahan pertanian, sebagai penyangga ketahan pangan di Pasaman Barat, dan juga Sumatera Barat, yang mampu mengangkat perekonomian ma­syarakat secara berkelanjutan,­”ucap ­Syamsul Bahri di hadapan peserta Sosilisasi Perda atau Sosper, Senin (17/7). 

Dia juga menambahkan, agar peserta sosialisasi mampu menerapkan peraturan daerah ini, selanjutnya bisa menyampaikan pada masyarkat lainnya, sehingga bisa memahami serta melaksankannya untuk kepentingan banyak orang.

“Saya berharap kita bisa memahami dan menjalankannya sehingga bermanfaat untuk diri kita dan orang lain, dalam upaya mempertahankan lahan pertanian pangan, demi keberlangsungan hidup dan kehidupan,” tambahnya.

Sosialisasi yang berlangsung sangat humanis tersebut diisi dengan tanya-jawab antara masya­rakat dengan Syamsul Bah­ri, salah seorang peserta Ridwan mempertanyakan apakah semua aturan bisa dirasakan manfaatnya oleh orang banyak. 

Syamsul Bahri dengan tersenyum dan tegas menjawab, lahan pertanian tanaman pangan tentunya amat bermanfaat untuk orang banyak, karena me­nyangkut pengelolaan pertanian dalam menghasilkan pangan.(hsb)