BERITA UTAMA

Gubernur Sumbar Perintahkan Jajarannya Segera Salurkan Bantuan

0
×

Gubernur Sumbar Perintahkan Jajarannya Segera Salurkan Bantuan

Sebarkan artikel ini

PADANG, METRO–Gubernur Sumatra Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah meninjau langsung lokasi yang menga­lami bencana banjir di Kota Padang, tepatnya di Kawasan Maransi Kelurahan Aia Pacah dan Kawasan Tunggul Hitam, Kelurahan Dadok, Kecamatan Koto Tangah, Jumat (14/7).

Mahyeldi mengungkap­kan, di tengah bencana seperti ini kehadiran pe­merintah ditengah masya­rakat menjadi sangat pen­ting, karena itu akan men­jadi penawar dari rasa ce­mas para warga. Sehingga tidak ada kata tidak siap untuk pemerintah, karena ini bencana, tidak ada yang bisa memprediksi kapan akan terjadinya.

“Kita hadir di sini, untuk menunjukkan kepada ma­syarakat mereka tidak sen­diri. Kita ada untuk me­reka,” tegas Mahyeldi dise­la-sela peninjauannya.

Ia menuturkan, kenapa ia memilih meninjau lokasi ini, karena berdasarkan in­formasi yang ia terima, di Kawasan Maransi dan Tung­gul Hitam ketinggian air yang menggenangi peru­ma­han masyarakat men­capai 1 meter. Menurutnya, tempat ini termasuk lokasi yang terparah di Kota Pa­dang.

“Sebelumnya kita men­dapat informasi kalau di sini ketinggian airnya men­capai 1 meter, untuk banjir mungkin disini yang ter­parah. Itu mengapa kita kesini,” ujar Mahyeldi.

Selama melakukan pe­ninjau, Mahyeldi terlihat berinteraksi dengan para petugas dan warga. Selain itu ia juga terlihat mem­bantu masyarakat dengan menyerahkan uang tunai untuk pemenuhan kebutu­han pokok menjelang ban­tuan resmi didistribusikan.

Mahyeldi juga me­nga­ku, telah memerintahkan jaja­ran­nya untuk segera me­nyalurkan bantuan tang­gap darurat kepada para kor­ban, terutama un­tuk ke­bu­tuhan pokok. Menurut­nya itu pen­ting dan perlu cepat karena ini bencana.

“Setelah kita cek, me­mang banyak pemukiman warga yang terendam. Tidak hanya disini tapi juga di da­erah lain. Mereka itu warga kita, saudara kita semua, harus segera ter­bantu. Saya telah minta jaja­ran segera mendis­tribusi­kan bantuan. Teru­tama un­tuk kebutuhan po­kok dan buat dapur umum di titik pengungsian,” tegas Mahyeldi.

Mahyeldi menuturkan, untuk penanganan awal, tentu baru ini yang bisa diberikan. Sementara un­tuk langkah penanganan jangka panjangnya, ia me­nyebut itu nanti akan diba­has oleh Organisasi Pe­rangkat Dae­rah (OPD) tek­nis, baik pro­vinsi maupun kabupaten/kota yang ter­dampak.

“Untuk awal, kita upa­yakan untuk memenuhi kebutuhan po­kok para kor­ban terlebih dahulu, se­dangkan untuk pena­nga­nan jangka pan­jangnya itu nanti akan diba­has oleh OPD terkait ten­tang bagai­mana teknis­nya,” jelas Mahyeldi.

Mahyeldi bersyukur, saat ini kondisi dilapangan telah berangsur membaik, banjir mulai surut dan hujan pun telah berhenti. Ia berharap, masyarakat tetap berhati-hati dan me­ngikuti anjuran pemerintah agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Saat peninjauan terse­but, tampak hadir beberapa kepala OPD lingkup Pem­prov Sumbar ikut men­dampingi Gubernur, Yakni Kalaksa BPBD Sumbar, Ru­dy Rinaldy dan Kepala Bappeda Sumbar, Medi Iswandi. (fan)