BERITA UTAMA

DPR Akan Panggil Mendikbukristek Soal Polemik PPDB

0
×

DPR Akan Panggil Mendikbukristek Soal Polemik PPDB

Sebarkan artikel ini
RAPAT— Mendikbud-Ristek Nadiem Makarim saat rapat bersama Komisi X DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.

JAKARTA, METRO–Polemik permasalahan sistem zonasi pelaksanaan sistem seleksi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tidak menemui titik terang, sebab banyak dikeluhkan oleh orang tua siswa, Ketua Komisi X DPR RI Syaiful Huda mengatakan masa­lah ini harus diselesaikan bersama-sama dengan Ke­menterian Pendidikan, Ke­budayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud­ristek).

“Kita ingin mendapatkan penjelasan secara detail dari pihak Kemendikbud. Saya sih merasa sebenarnya kalau Kemendikbud dengan satgas PPDB-nya efektif bekerja di lapa­ngan, memitigasi berbagai persoalan, saya merasa sebenarnya masalahnya bisa diurai,” kata Huda di Kompleks Parlemen Sena­yan, Jakarta, Kamis (13/7).

Politikus PKB ini mengungkapkan, penerapan sistem PPDB yang sudah berjalan selama lima tahun semestinya dapat berjalan dengan lancar dan terus dievaluasi. Dia pun menyinggung, pemalsuan alamat di sistem PPDB wila­yah Bogor yang diungkap Wali Kota Bima Arya.

Baca Juga  Sempat Terlihat Berenang lalu Menghilang, Pria 41 Tahun Tewas Tenggelam di Danau Singkarak

“Nah, satgas PPDB ini setahu saya sudah dibentuk sejak 2018 melalui joint MoU antara Kemendikbud dengan Kemendagri. Peristiwa Kang Bima Bogor, adanya modus pembuatan domisili baru, itu bayangan saya tidak perlu terjadi di 2023. Ketika Satgas PPDB sejak dari awal melakukan evaluasi dan sejak awal ada terapinya, oh tahun 2021 ditemukan ada fe­nome­na pembuatan domisili baru banyak,” ucap Huda.

Karena itu, Huda bakal meminta penjelasan dari Kemendikbud terkait hal itu. Dia pun akan memanggil Mendikbudristek Na­diem Makarim yang menjadi Ketua Satgas PPDB itu sendiri.

Baca Juga  Hujan Deras, Kota Padang Dilanda Pohon Tumbang dan Longsor

“Kita akan minta penjelasan dari Kemendikbud, opini mereka seperti apa. Saya berdiri pada posisi akan minta minta dilakukan revisi perbaikan-perbaikan terhadap lubang-lubang sistem PPDB,” ucap Huda.

“Saya merekomendasi Satgas PPDB mengambil peran cepat dan efektif. Maka saya minta Mas Men­teri Nadiem sendiri yang memimpin Satgas PPDB. Tadinya hari ini (rapat bareng Nadiem), kebetulan Mas Nadiemnya cuti. Jadinya (hari ini) hanya eselon I yang kita undang,” pungkasnya. (jpg)