METRO PADANG

Payung Ceper “Berkibar” di Pantai Muaro Lasak di Malam Hari, Rio: Pemilik Dipanggil, Jika Perlu Ditipiring

0
×

Payung Ceper “Berkibar” di Pantai Muaro Lasak di Malam Hari, Rio: Pemilik Dipanggil, Jika Perlu Ditipiring

Sebarkan artikel ini
LANGGAR ATURAN— Petugas Satpol PP menyita sejumlah payung ceper yang masih dipasang pedagang di kawasan Pantai Muaro Lasak, Selasa (11/7) malam. Sebelumnya, Selasa sore petugas sudah memberi peringatan secara humanis kepada pedagang untuk menutup payung warna warni tersebut.

MUARO LASAK, METRO–Puluhan personel Sat­pol PP Kota Padang kem­bali menyita sejumlah pa­yung milik pedagang yang dipasang rendah alias pa­yung ceper di kawasan Muaro Lasak, Kecamatan Padang Barat, Selasa (11/7) malam. Se­belum diambil petugas, para pedagang sudah di­ingatkan untuk menutup payung-payung tersebut karena sudah so­re.

Namun, peringatan dari Satpol PP tidak diacuhkan oleh para pedagang. Me­reka tetap memasang ten­da ceper pada Selasa ma­lam, usai diberi peringatan.

Kabid P3D Satpol PP Kota Padang, mengatakan, pihaknya mendapat la­poran dari masyarakat di sekitaran Muaro Lasak yang sebelumnya sudah diingatkan itu, kembali me­masang payung ceper.

“Masyarakat kawasan Muaro Lasak, sudah resah dengan payung yang di­pasang tidak seharusnya oleh pedagang saat malam hari. Masyarakat takut kembali terjadi tenda ceper di malam hari dan bisa mengundang maksiat. Ter­paksa payung milik PKL tersebut kita bawa untuk dijadikan barang bukti,” ujar Rio Ebu yang me­mimpin operasi

Baca Juga  Digelar 9 April hingga 12 April 2025 di Taman Budaya Sumbar, Kaba Festival Nan Balega Hadirkan Pertunjukan Seni Tradisi

Dijelaskan Rio, Satpol PP sudah mengingatkan para pedagang. Tidak ha­nya itu, bahkan petugas juga ikut membantu untuk menutup payungnya kem­bali dengan baik, dengan harapan, pedagang tidak memasang payungnya kem­bali, agar bisa ber­sama-sama menjaga tran­tibum di sana.

“Usai mendapat la­po­ran, sekira pukul 22.00 WIB dari masyarakat, kita lang­sung ke lokasi, ter­nyata benar kami temukan pa­yung yang masih di­pasang oleh pedagang. Malah ada yang dipasang rendah se­perti apa yang dilaporkan yakni ceper. Padahal baru Selasa sore diingatkan secara humanis. Tapi Se­lasa malam, kita dapati payungnya ceper di pantai tersebut,” ungkap Rio Ebu Pratama.

Baca Juga  Andre Rosiade Dampingi Sekjen Gerindra Masuk Lubang Japang, Dukung Sumbar jadi Destinasi Wisata Halal

Alhasil, sejumlah pa­yung yang ditertibkan itu terpaksa diangkut oleh petugas ke Mako Satpol-PP Padang, selanjutnya akan didata dan diserahkan ke Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) untuk proses selanjutnya.

“Pemilik payung kita panggil untuk dimintai ke­terangan, karena disana juga didapati pasangan muda-mudi di bawah pa­yung tersebut. Pasangan muda mudi itu diarahkan untuk kembali ke rumah­nya masing-masing. Untuk saat ini  kita belum menge­tahui hasil PPNS, jika dite­mukan pelanggaran tentu diproses sesuai aturan yang berlaku, jika perlu ditipiringkan,” tegas Rio. (cr2)