METRO PESISIR

Duta Genre Tanam 1.000 Pohon di Kawasan Air Terjun Nyarai

0
×

Duta Genre Tanam 1.000 Pohon di Kawasan Air Terjun Nyarai

Sebarkan artikel ini
PENANAMAN POHON— Bupati Padangpariaman Suhatri Bur, Ketua TP PKK Padangpariaman Yusrita, dan rombongan menghadiri gebyar aksi dan kolaborasi remaja tahun 2023 yang diinisiasi Duta Genre Padangpariaman. Dalam aksi ini dilakukan penanaman 1000 pohon dan hiking kampanye stunting di kawasan Wisata Air Terjun Nyarai.

PDG. PARIAMAN, METRO–Bupati Padangpariaman Suhatri Bur, kemarin, membuka secara resmi gebyar aksi dan kolaborasi remaja tahun 2023 yang diinisiasi oleh Duta Genre Kabupaten Padangpariaman. Dalam aksi ini remaja Genre berkolaborasi dengan Duta Wisata dan Pramuka daerah setempat, melakukan penanaman 1000 pohon dan hiking kampanye stunting di Kawasan Wisata Air Terjun Nyarai Nagari Salibutan Lubuk Alung.

Hadir Kepala Perwa­kilan BKKBN Sumatera Ba­rat Fatmawati, Kapolres Padangpariaman AKBP Bagus Ikhwan bersama Waka Kompol Armijon, Kapolres Kota Pariaman AKBP Abdul Aziz, dan Dandim 0308 Pariaman Letkol Dwi Widodo.

Aksi yang dilakukan oleh remaja genre ini sa­ngat diapresiasi oleh Bupati Padangpariaman Suhatri Bur. Bahkan atas nama Pemerintah Daerah, dia memberi penghargaan yang tinggi kepada duta genre, karena ini merupakan bentuk kontribusi para generasi muda dalam mem­bantu pemerintah untuk melestarikan lingku­ngan. “Lubuk Nyarai ini a­dalah kawasan wisata dan hutan Gamaran juga menjadi hutan lindung. Maka­nya penanaman pohon yang diinisiasi para remaja ini sangat tepat dalam rangka menjaga dan melestarikan kenyamanan di­lingkungan sekitarnya,” ujarnya.

Bupati yang juga dinobatkan sebagai Ayah Gen­re Padangpariaman ini berpesan agar pohon yang sudah ada perlu dipelihara, dan inisiasi untuk me­nanam pohon ini baginya merupakan sebuah upaya peningkatan kenyamanan dan keasrian lingkungan.

Baca Juga  Anjang Sana, Satbinmas Polres Pessel Serahkan Bantuan 

Demikian juga dengan pesan-pesan yang disampaikan dalam aksi tersebut, sangat diharapkan memberikan pemahaman kepada masyarakat terutama generasi remaja untuk cinta dan menjaga kebersihan lingkungan.  “Kepada remaja Duta Genre untuk terus mau belajar, rajin membaca dan dapat menjadi contoh yang bisa menginspirasi para remaja. Terus sosialisasikan cinta ling­kungan dan menyampaikan pentingnya pencegahan stunting sejak usia remaja,” pesan Suhatri Bur menambahkan.

Diketahui, Nagari Sali­butan Lubuk Alung adalah kawasan bebas stunting, artinya kesehatan generasi di nagari tersebut sangat terjamin dan tumbuh de­ngan baik. Untuk itulah, Suami dari Bunda Genre Yusrita ini menekankan kepada jajaran pemerintah dan tokoh masyarakat untuk dapat mempertahankannya. Demikian juga de­ngan kenyamanan lingkungannya, sehingga nantinya Salibutan menjadi daerah yang nyaman serta bebas stunting, kawasan wisata­nya semakin diminati ba­nyak pengunjung.  “Siapa menyangka Salibutan zero stunting, harusnya hal ini perlu menjadi motivasi nagari lainya. Tentu diharapkan peran dari para remaja kita, diharapkan aksi ini dilanjutkan dan percepatan penurunan angka stunting terus disosialisasikan,” imbuhnya.

Begitu juga halnya de­ngan Kepala BKKBN Provinsi Sumatera Barat Fatmawati yang sangat me­nga­presiasi aksi remaja yang diinisiasi oleh Duta Genre Padang Pariaman ini. Bahkan Duta Genre mengajak berkolaborasi pramuka dan duta wisata dalam me­lakukan aksinya. Dia mengharapkan kegiatan ini dilakukan secara terus menerus, agar para remaja bisa semakin cinta dan peduli terhadap lingku­ngan.  “Pencegahan stunting itu memang harus di mulai dari remaja yang harus menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS),” terangnya menambahkan.

Baca Juga  KT Paritmalintang Adakan Tahfidz Al Quran

Pada kesempatan itu, Fatmawati sangat me­nga­presiasi peran Bupati Suhatri Bur yang berkomitmen memberikan dukungan untuk percepatan penurunan stunting serta support yang kuat dari pemerintah daerah.  “Padangpariaman sudah mengalami penurunan ke angka 25 persen, tentu diharapkan usaha ini lebih ketat lagi agar Pa­dang­pariaman bisa terbebas dari stunting,” jelas­nya lagi.

Kegiatan aksi dimulai dengan penanaman pohon di kawasan hutan lindung hutan Gamaran Nagari Salibutan Lubuk Alung. Penanaman diawali oleh Kepala BKKBN Fatmawati, penanaman berikutnya oleh Bupati Suhatri Bur dan unsur Forkopimda yang hadir. Setelah penanaman pohon aksi berlanjut de­ngan hiking menyusuri a­rea tracking Kawasan Lubuk Nyarai hingga finish di Pemandian Lubuak Nyarai. (efa)