METRO SUMBAR

Bonjol dan Rimbo Panti Magnet Wisata Pasaman

0
×

Bonjol dan Rimbo Panti Magnet Wisata Pasaman

Sebarkan artikel ini

Pemerintah Dae­rah Kabupaten Pasaman dibawah kepemimpinan Benny Utama-Sabar AS jadikan Pariwisata salah satu 10 program prioritas yang tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) akan terus direalisasikan pada tahun 2023 ini.

“Program Pasaman Tujuan Wisata adalah pem­bangunan sektor kepariwisataan di daerah itu ikut menjadi tolak ukur keberhasilan duet pemimpin daerah, Bupati dan Wakil Bupati Pasaman,” ujar Kepala  Dinas Pariwisata Pemuda Olahraga dan Kebudayaan Pasaman Ade Harlen.S.STP, Selasa (4/7).

Menurut Ade, salah satunya objek wisata air panas Rimbo Panti merupakan salah satu tempat wisata yang terletak di kawasan cagar alam Rimbo Panti.

Objek wisata Rimbo Panti dapat memanjakan para  wisatawan dengan hutan lebat habitat satwa langka, memberi keteduhan sekaligus kehangatan bagi yang pengunjung atau sekedar istirahat

Selanjutnya ia juga menerangkan, ada lebih dari 10 titik air panas di objek wisata Rimbo Panti dan pengunjung juga da­pat merebus telur di sumber air panas yang suhu­nya mencapai 100 derajat celcius itu.

Kemudian, tempat ini bisa memanjakan pengunjung untuk mandi-mandi dengan air panas alami yang bersumber dari e­nergi panas bumi atau di­sebut geothermal.

Ada satu kolam kecil yang yang disediakan bagi pengunjung untuk mandi air panas. Kolam ini bisa digunakan bagi anak-anak hingga orang dewasa. Pengunjung laki-laki dan perempuan dibatasi, yang masing-masingnya bisa menampung sekitar 10 o­rang.

“Keluarga sangat se­nang sekali jika dibawa kesini. Karena selain tempat untuk pengobatan, pemandian air panas ini juga menyuguhkan pemanda­ngan yang masih asri. Kolam pemandian juga bisa dipakai oleh tua mu­da,” ujar Ade Harlen

Ade menerangkan Ob­jek Wisata Rimbo Panti salah satu tujuan para pengunjung dari Kabupa­ten Pasaman maupun luar Kabupaten Pasaman saat Lebaran Idul Fitri.

Untuk sampai ke lokasi tidak terlalu sulit, sebab lokasinya berada di pinggir jalan raya. Lokasi objek wisata air panas ini hanya berjarak sekitar 31 kilometer dari Lubuk Si­kaping yang merupakan ibukota Kabupaten Pasaman.

“Kalau dari Kota Bukittinggi jaraknya sekitar 101 Kilometer atau dari Kota Padang berjarak sekitar 108 Kilometer,” pungkasnya.

Sementara Wakil Bupati Pasaman, Sabar As mengungkapkan pariwisata akan dijadikan sebagai sektor andalan di Kabupaten Pasaman yang sudah didasarkan kepada pemetaan potensi kawa­san.

Salah satu kawasan yang sedang dipersiapkan menjadi destinasi wisata andalan di kabupaten Pa­saman adalah Bonjol dan Rimbo Panti karena memiliki sejumlah spot wisata menarik, yang memang sudah ada sejak lama.

Sejumlah upaya pembenahan yang dilakukan, dimaksudkan agar semua destinasi yang ada punya nilai jual yang tinggi, se­perti studi kelayakan (feasibility study). Dari studi kelayakan itu, menurut Sabar, disimpulkan bahwa Bonjol memang layak dijadikan sebagai kawasan wisata terpadu.

Setelah studi kelayakan, sambung Sabar, juga dilakukan penyusunan master-plan, dan melakukan eksekusi untuk me­ngimplementasikan konsep-konsep pengemba­ngan yang telah dipersiapkan untuk itu.

Selain itu, pembenahan yang  juga tengah dilakukan yaitu pembukaan jalan dari Suliki di Kabupa­ten Limapuluh Kota menuju Bonjol yang nantinya akan memudahkan wisa­tawan mengunjungi Pasaman.

“Bila pengerjaan jalan itu selesai, akan menambah pintu masuk menuju Pasaman, termasuk Bonjol, Karena ke depannya Bonjol ajan menjadi magnet bagi wisatawan de­ngan sejumlah spot wisata yang menarik,” tutup­nya. (mir)