METRO PESISIR

Libur Sekolah, 70 Anak Dikhitan Massal di Padangpariaman

0
×

Libur Sekolah, 70 Anak Dikhitan Massal di Padangpariaman

Sebarkan artikel ini
SUNATAN MASSAL— Bupati Padangpariaman Suhatri Bur saat salami anak anak peserta sunatan massal.

PDG. PARIAMAN, METRO–Bupati Padangpariaman Suhatri Bur menyatakan membangun daerah sangat diperlukan duku­ngan semua pihak. Sehingga perjalanan program pembangunan daerah da­lam segala bidang akan berjalan dengan baik di tengah tengah masya­ra­kat.

“Apapun pembangu­nan yang kita laksanakan sangat butuh dukungan semua lapisan masya­ra­kat. Salah satunya dukungan para donatur dalam melaksanakan khitanan masal kepada anak anak kurang mampu di Kenagarian Singguling, Kecamatan Lubuk Alung,” kata Bupati Pasdangpariaman Suhatri Bur, kemarin.

Katanya, dalam kesempatan ini sebanyak  70 anak yang dikhitan ini semoga menjadi anak yang sholeh. “Kita menyampaikan terimakasih khususnya kepada donatur beserta ma­syarakat yang telah me­nyelenggarakan kegiatan ini,” ujarnya.

Kemudian Bupati Suhatri Bur dalam kesempatan itu menyerahkan secara simbolis kain sarung kepada peserta khitan. Dengan acara khitanan ini salah satu program Pemkab Pa­dangpariaman telah berjalan , walaupun secara bertahap.

“Acara khitanan massal yang dilaksanakan di Nagari Singguling , Kecamatan Lubuk Alung sangat berguna dilaksanakan. Apa­lagi pelaksanaan dilakukan saat murid murid SD dalam konidisi libur sekolah. Semoga anakk anak ini menjadi anak yang begi nusa dan bangsa,” ujarnya.

Lebih jauh dikatakan Suhatri Bur, anak anak ini hen­daknya terus menjadi pengawasan semua pihak di nagari ini agar mereka tumbuh dan besar menjadi harapan bangsa. Salah satunya mereka anak anak ini harus diberikan arahan agar hindari berbagai jenis kenakalan remaja, karena dapat merusak masa de­pannya.

“Sebab, anak anak ini akan mudah masuk ke dalam lingkungan kena­kalan remaja, kalau kita tidak bersama sama me­ngawasinya. Kalau kita bersama sama telah a­wasi mereka tentu akan terhindari dari kenakalan remaja,” uujarnya.

Apalagi kalau mereka telah masuk ke dalam lingkuungan tersebut tentu akan bertambah tambah pengarus yang akan didapatkan sianak.  Bahkan mereka akan mudah mengenali pengarus berbagai jenis narkoba, kalau telah demikian mereka generasi ini akan rusak semuanya.

“Makanya, semenjak mereka khitanann ini ma­ri kita bersama sama me­ngawasi, karena peranan orang tua tidak akan cu­kup dalam mengawasi­nya agar mereka besar menjadi generasi pe­ne­rus bangsa ini. Apalagi program Padangpariaman berjaya salah satunya antisipasi kenakalan remaja menyambut Indonesia emas tahun 2045,” tandasnya meng­akhiri. (efa)