MENTAWAI, METRO–Proses pencarian terhadap nelayan yang hilang saat mencari ikan dengan cara menyelam di perairan Tanjung Sinyai, Dusun Silabu, Kecamatan Pagai Utara, Kabupaten Kepulauan Mentawai, akhirnya dihentikan pada Senin (3/7).
Dihentikannya pencarian korban bernama Testa Parimotan (50) itu, setelah Tim SAR gabungan yang terdiri dari SAR Mentawai, TNI, Polri, BPBD Mentawai, Tagana, dan masyarakat sudah melakukan pencarian selama tujuh hari.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Mentawai, Akmal, mengatakan bahwa korban tenggelam pada Senin (26/6) pukul 09.00 WIB. Namun, pihaknya mendapat informasi dari Wakapolsek Sikakap adanya orang tenggelam pada Selasa (27/6).
“Setelah mendapat laporan ada orang tenggelam, kita langsung bergerak ke Dermaga Tuapejat untuk bersiap-siap berangkat pada besoknya. Pencarian pun dilakukan dengan penyisiran di permukaan dan juga penyelaman,” kata Akmal.
Dikatakan Akmal, setelah dilakukan pencarian selama tujuh hari, pihaknya sudah berupaya melakukan penyisiran semaksimal mungkin, namun sayangnya korban belum juga berhasil ditemukan.
“Sampai sore hari ini (kemarin-red) korban tidak kunjung ditemukan. Kita sudah melakukan evaluasi dengan Forkopimcam dan pihak keluarga, terkait operasi SAR yang telah dilaksanakan,” katanya.
Menurut Akmal, hasil dari evaluasi bahwasanya pencarian ditutup setelah dilakukan upaya selama tujuh hari. Hal itu juga sudah sesuai dengan SOP operasi SAR.
“Selanjutnya akan dilakukan pemantauan, jika memang ada tanda-tanda korban dengan dibukanya kembali Oeprasi SAR. Kami mengucapkan banyak terima kepada pihak-pihak yang telah membantu pencarian korban,” ujarnya.
Sebelumnya, Akmal bercerita, hilangnya korban berawal korban pergi mencari ikan dengan sampan bersama temannya. Di pertengahan jalan, korban berpisah dengan temannya saat sampai d lokasi korban mencari ikan. Lalu, korban menambatkan sampannya dan menyelam mencari ikan.
“Pada siang hari itu, temannya masih melihat sampan korban tertambat, tapi korban tidak ada di lokasi. Sampai pagi Selasa 27 Juni 2023, korban masih belum kembali ke rumah,” jelas Akmal.
Kemudian, ditambahkan Akmal, pada Selasa 27 Juni 2023 pukul 19.30 WIB, Waka Polsek Sikakap melaporkan kejadian orang hilang saat mencari ikan itu ke SAR Mentawai.
“Setelah terima laporan itu, kita langsung berkoordinasi dan menyiapkan armada untuk melakukan pencarian korban. Mudah-mudahan korban segera ditemukan,” tukasnya. (rul)






