AGAM/BUKITTINGGI

Wako Erman Safar Terima Penghargaan Inovatif Leader dari Universitas Mohammad Natsir

0
×

Wako Erman Safar Terima Penghargaan Inovatif Leader dari Universitas Mohammad Natsir

Sebarkan artikel ini
TERIMA PENGHARGAAN— Wako Bukittinggi, Erman Safar menerima penghargaan inovatif Leader bidang UMKM dan Pariwisata dari Universitas Mohammad Natsir Bukittinggi yang diberikan dalam rangkaian Tabligh Akbar bersama Ustadz Koh Dennis Lim, Minggu (2/7).

BUKITTINGGI, METRO–Wali Kota Bukittinggi, Erman Safar menerima penghargaan inovatif Lea­der bidang UMKM dan Pa­ri­wisata dari Universitas Mohammad Natsir Bukittinggi yang diberikan da­lam rangkaian Tabligh Akbar bersama Ustadz Koh Dennis Lim.

“Kami sudah lakukan penilaian dan mempelajari bagaimana Wali Kota Bukittinggi selama kepemerintahannya bergerak dan berpihak di bidang UMKM dan pariwisata,” kata Wa­kil Rektor Universitas Mohammad Natsir, Reni Khai­dir, Minggu.

Menurutnya, keberpihakan Wako pada UMKM dan bidang pariwisata patut diakui dan dihargai karena program yang dilaksanakan terbukti meningkatkan kesejahteraan masya­rakat.

Baca Juga  3 Pelaku LGBT Diamankan Satpol-PP, Gunakan Medsos untuk Berinteraksi

Untuk itu, lanjutnya, Universitas Mohammad Natsir memberikan penghargaan dan anugerah pa­da Wali Kota Bukittinggi Erman Safar sebagai inovatif leader dalam bidang UMKM dan pariwisata.

Wali Kota Bukittinggi, Erman Safar, mengapresiasi penilaian dan penghargaan dari Universitas Mohammad Natsir, terhadap program pemberdayaan masyarakat, yang dilaksanakan Pemkot Bukittinggi.

“Terima kasih pada Uni­­versitas  Mohammad Natsir, apa yang kami lakukan murni untuk selamatkan eko­nomi masya­rakat,” kata dia.

Ia berharap, ke­depan, terbangun sinergisitas de­ngan berbagai perguruan tinggi di Bukittinggi, salah satunya UMN, da­lam berbagai bi­dang, khususnya bidang pendidikan.

Baca Juga  Sempat Tertutup Longsor, Jalan Bukik Apik Normal Kembali

Lebih lanjut, da­lam kegiatan Tabligh Akbar ini, menghadirkan Ustadz Koh Dennis Lim, dalam tausiahnya menyampaikan, generasi muda harus menjaga diri dengan meningkatkan iman dan taqwa.

“Ilmu itu ibarat mahkota, ilmu itu ibarat harta, ringan dibawa tapi tidak bisa dicuri. Makin tinggi ilmu, iman akan sema­kin kuat. Orang pa­­ling mulia di mata Allah adalah orang yang paling bertaqwa kepada Allah,” katanya. (pry)