METRO SUMBAR

Kunjungi Pasir Talang, Wabup Yulian Efi Sampaikan Manfaat Rumah Tahfidz

0
×

Kunjungi Pasir Talang, Wabup Yulian Efi Sampaikan Manfaat Rumah Tahfidz

Sebarkan artikel ini
HADIRI TASYAKURAN— Wakil Bupati Solok Selatan Yulian Efi menghadiri tasyakuran Gedung Baru dan Wisuda Tahfidz Angkatan keenam Raudhatul Athfal Taut Al-Ikhlas, di Pasir Talang, Kecamatan Sungai Pagu, Solok Selatan.

PADANG ARO, METRO–Pemerintah Kabupaten Solok Selatan memiliki sa­lah satu program unggulan di bidang pembangunan karakter yakni Satu Jorong Satu Rumah Tahfidz. Program ini ditujukan untuk membentuk generasi mu­da penghapal Al-quran dan penyenggara kegiatan ke­agamaan lainnya di masa depan.

Wakil Bupati Solok Selatan H. Yulian Efi mengatakan saat ini terjadi fe­nomena di masyarakat dimana sudah mulai jauh dari kehidupan beragama, se­perti sulitnya kita menda­patkan qori dan qoriah untuk MTQ, masjid yang lengang karena imamnya yang kurang fasih dan ku­rang banyak hafalan, hingga khatib shalat Jumat juga jarang berganti.

“Bahkan di daerah-da­erah tertentu sempat terjadi tidak jumatan karena yang bertindak sebagai khatib jum’at itu tidak ada. Menyelenggarakan je­na­zah juga demikian, sering terlambat penyelenggaraan jenazah karena ulama atau malin yang akan ­me­nyelenggarakan je­na­zah belum datang, seyog­yanya penyelenggaraan jenazah tidak boleh ditunda terlalu lama namun karena Malinnya belum datang maka jenazah pun sering terlambat penyelenggaraannya. Dan lain-lain permasahan di tengah-tengah masyarakat kita yang sedang terjadi hari ini,” kata Yulian.

Baca Juga  Masa Pandemi Covid-19, Pencegahan Stunting tetap Berjalan

Ini disampaikan dalam Tasayakuran Gedung Baru dan Wisuda Tahfidz Angkatan keenam Raudhatul Ath­fal Taut Al-Ikhlas, di Pasir Talang, Kecamatan Sungai Pagu, Selasa (27/6) lalu.

Yulian melanjutkan, belum lagi kenakalan remaja, degradasi moral, narkoba, LGBT, dan lain-lain yang terus berkembang seseuai dengan per­kem­bangan zaman dan kemajuan teknologi.

Untuk itu diperlukan generasi baru sebagai peng­hapal quran, imam masjid, hingga pengumandang adzan yang hormat pada orang tua. Anak yang mendapatkan berbagai disiplin ilmu agama, mulai dari fiqih, sejarah, aqidah akhlak, Qur’an hadits, dan terpenting program Tahfizh Qur’an.

Baca Juga  Rahmat Saleh: Mahyeldi-Vasko Utamakan Gagasan Positif untuk Sumbar

“Sehingga ke depan penduduk negeri kita ki­ta, apapun profesinya tetap berpegang teguh pada ajaran agama. Baik pegawai, pedagang, petani, pengusaha semua kokoh dengan agamana, sehingga terwujudlah ne­geri kita menjadi ne­geri yang beriman,” tegasnya.

Saat ini pemerintah men­catat terdapat seba­nyak 274 Rumah Tahfizh binaan pemerintah dan sebanyak 105 Rumah Tahfizh mandiri. Diharapkan ke depan akan lebih banyak rumah tahfidz lainnya yang akan mempersiapkan ge­nerasi yang beriman di masa yang akan datang. (ped/rel)