AGAM/BUKITTINGGI

Jadi Ikon Wisata Baru di Pantai Tiku, Masjid Sirah Segera Dibangun

0
×

Jadi Ikon Wisata Baru di Pantai Tiku, Masjid Sirah Segera Dibangun

Sebarkan artikel ini
PELETAKAN BATU PERTAMA— Bupati Agam Andri Warman melakukan peletakan batu pertama pembangunan Masjid Sirah, sebagai pengembangan kawasan wisata di Pantai Tiku, Selasa (27/6).

AGAM, METRO–Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Agam memulai pembangunan Masjid Sirah sebagai pengembangan kawa­san wisata di Pantai Tiku, Selasa (27/6). Pembangunan masjid yang bakal menjadi ikon wisata baru di Tanjung Mutiara ini ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Bupati Agam, Andri Warman.

Masjid yang dibangun di kawasan Muaro Mati, Nagari Tiku Selatan ini mendapat respon positif dari banyak pihaknya. Salah satunya datang dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupa­ten Agam.

Ketua PDM Kabupaten Agam, Mursyidi yang turut hadir pada peletakan batu pertama memberikan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya program pembangunan Masjid Sirah ini.

Baca Juga  Produktivitas Panen Menurun, Harga Jagung Naik Hingga Rp7.100 Per Kilogram

Ia berharap pembangu­nan Masjid Sirah bisa berlangsung dengan lancar dan men­dapat dukungan dari banyak pihak. “Mudahan-mudahan pembangunannya lancar dan sukses. Semoga didukung semua pihak, baik masyarakat setempat ataupun pihak ber­kompeten lainnya,” kata Mur­syidi.

Pihaknya berharap, keberadaan Masjid Sirah nanti­nya diharapkan dapat menjadi alternatif wisata Islami di Kabupaten Agam. Selain itu, keberadaan masjid tersebut juga diharapkan menjadi bagian peningkatan kesejahte­raan.

“Harapan kami ini juga sebagai upaya untuk pengembangan ekonomi kreatif ma­syarakat sekitar, sehingga peningkatan kesejahteraan masyarakat menjadi ke­nya­taan,” tuturnya.

Baca Juga  Operasi Keselamatan 2025 Resmi Dimulai,  Polresta Bukittinggi Tingkatkan Keselamatan Berlalu Lintas

Ditambahkan, untuk me­nyuk­seskan program Masjid Sirah ini diperlukan pengawasan intensif dari semua elemen masyarakat. “Hal ini guna menciptakan objek wisata nan Islami, ekonomi kreatif dan tercipta situasi yang a­man dan nyaman bagi pe­ngunjung nantinya,”ujar Mur­syidi. (pry)