METRO BISNIS

Membentuk Karakter Muda, Supardi: Tugas Niniak Mamak makin Berat

0
×

Membentuk Karakter Muda, Supardi: Tugas Niniak Mamak makin Berat

Sebarkan artikel ini
SAVE 20230626 151104
Supardi Ketua DPRD Sumbar

BUKITTINGGI, METRO–Menatap masa depan Sumatera Barat yang lebih baik tidak terlepas dari tumbuh berkembangnya ge­nerasi-generasi  yang baik serta sadar dalam menjaga dan melestarikan nilai-nilai kearifan lokal di setiap nagari -nagari di Minang­kabau.

Hal ini disampaikan ke­tua DPRD Sumbar, Supardi saat membuka Workshop dengan tema “Menggali Potensi Nagari untuk Merancang Sebuah Festival” yang dilaksanakan di salah satu hotel di Bukittinggi. Senin (26/6).

Kegiatan workshop me­lalui dana Pokok Pikiran (Pokir) Supardi ini diikuti para Ninik Mamak dari Kota Payakumbuh dan Ka­bupaten Limapuluh Kota.

Sebagai anggota de­wan,  melalui dana Pokok Pikirannya, Ketua DPRD Sumbar selalu berupaya membuat kegiatan – ke­giatan yang bermanfaat bagi masyarakat Sumatera Barat seperti Pertemuan Pilar-Pilar Sosial, Penyuluhan Sosial, Bimbingan Teknis dan banyak lagi kegiatan yang bersifat sosial lainnya.

Baca Juga  PLN Dinobatkan Jadi Korporasi Terpopuler di Media Arus Utama Versi Serikat Perusahaan Pers

Dalam kesempatan itu, Supardi menyampaikan Niniak Mamak memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda di Minangkabau.

Sebagai pemangku a­dat, Niniak Mamak punya tanggung jawab berat untuk melindungi anak, kemenakan, suku, kampung dan nagarinya sendiri agar generasi muda agar tidak terjerumus ke dalam hal-hal negatif, seperti penyalahgunaan narkoba, terlibat dalam tindakan asusila, atau perbuatan melanggar hukum lainnya.

Supardi mengingatkan, ancaman degradasi moral di kalangan generasi muda kian tak terbendung. Maka dari itu, sangat dibutuhkan peran Niniak Mamak untuk membentengi dan membekali anak-anak muda dengan akhlak yang baik. Sesuai dengan ajaran Islam dan adat Minang.

Baca Juga  Rebranding Hotel Grand Zuri, Kini Bernama The ZHM Premiere Hotel Padang

“Saat ini tugas ninik mamak sangat berat. Per­kembangan zaman telah banyak berubah dan mempengaruhi anak kemenakan, untuk melakukan hal-hal negatif. Kita berharap, peran ninik mamak menjaga agar generasi muda tidak terjerumus kedalam perbuatan-perbuatan tercela,” kata Supardi.

“Para ninik mamak mempunyai ikatan emosional yang kuat bagi ma­syarakat di Minangkabau, dan lembaga adat yang merupakan mitra pemerintah merupakan modal untuk memperkuat ma­syarakat adat di nagari,” tambah Supardi.

Supardi berharap, dari kegiatan ini akan lahir sebuah kesimpulan bagai­mana menatap masa de­pan Sumatera Barat yang lebih baik.

Kegiatan tersebut juga dihadiri Kadis Kebudayaan Sumbar diwakili Kabid Kesenian dan Diplomasi Budaya, Husin Daruhan dan Prof Raudha Thaib. (hsb)