SOLOK/SOLSEL

PT PLN Salurkan Bantuan Program pada Agrowisata Batu Patah Payo

0
×

PT PLN Salurkan Bantuan Program pada Agrowisata Batu Patah Payo

Sebarkan artikel ini
BANTUAN— Wako Solok Zul Elfian bersama Genenal Manager PLN UID Sumbar Eric Rossi Priyo Nugroho dan pejabat lain foto bersama.

SOLOK, METRO–PT. PLN Sumatera Barat menyalurkan bantuan program Tanggung Jawab So­sial dan Lingkungan (TJSL) kepada Agrowisata Batu Patah Payo, Kota Solok senilai Rp300 Juta. Penyerahan bantuan TJSL PLN ini diserahkan oleh Genenal Manager PLN UID Sumbar Eric Rossi Priyo Nugroho yang diterima oleh Koperasi Solok Serambi Madinah sebagai pengelola Agrowisata Batu Patah Payo, Kota Solok.

Bantuan direalisasikan dalam pengadaan infrastruktur, yaitu berupa pembuatan gapura, gazebo, sudut swaphoto, taman-taman, hingga perluasan budidaya bunga krisan.

Wali Kota Solok, Zul Elfian mengatakan bantuan untuk pengembangan Agrowisata Batu Patah Payo akan mendukung pengembangan wisata di Kota Solok. PSolok sangat mengapresiasi PLN, karena di tengah tugas po­koknya mengurus kelistrikan di seluruh penjuru negeri, PLN juga hadir mendukung sektor pariwisata di Kota Solok.

Genenal Manager PLN UID Sumbar Eric Rossi Priyo Nugroho mengatakan, Program TJSL merupakan wujud komitmen PLN hadir di tengah masyarakat di luar inti bisnisnya. TJSL juga merupakan wujud sumbangsih perusahaan terhadap prinsip Sustainable Development Goals (SDGs) dalam hal meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

“Bantuan kali ini merupakan bantuan tahap ketiga yang PLN berikan kepada Kawasan Agrowisata Payo ini, setelah sebelumnya kami juga menyerahkan TJSL senilai Rp55 juta pada tahun 2021 dan Rp140 juta pada tahun 2022. Mudah-mudahan bantuan yang terus-mene­rus ini dapat dimanfaatkan secara optimal sekaligus berefek positif bagi peningkatan kualitas objek Agrowisata Batu Patah Payo,” jelas­nya.

Eric berharap, bantuan dari PLN dan pengelolaan yang tepat dari warga sekitar dapat membuat kawasan wisata ini terus bertransformasi layaknya sebuah wisata edukasi berwawasan ling­ku­ngan dan budaya yang membawa peningkatan ke­se­jah­teraan ekonomi bagi warga.

Bertambahnya pengunjung, bukan hanya menambah pendapatan agrowisata, namun juga membantu pe­rekonomian masyarakat sekitar yang menjajakan dagangannya atau memberikan berbagai layanan jasa. (vko)