BERITA UTAMA

Bawaslu Tak Persoalkan Cawe-cawe Jokowi di Pemilu 2024

0
×

Bawaslu Tak Persoalkan Cawe-cawe Jokowi di Pemilu 2024

Sebarkan artikel ini
Rahmat Bagja Ketua Bawaslu

JAKARTA, METRO–Ketua Badan Pe­ngawas Pemilihan Umum atau Bawaslu, Rahmat Bagja, tidak memper­ma­­­­salahkan cawe-cawe Presiden Joko Wido­do dalam pemilu 2024. Bagja me­­­ngatakan cawe-cawe sulit dipisahkan dari presiden.

Ia mengatakan Ba­waslu tidak mem­per­masalahkan apa­bila Jokowi datang ke acara partai.

”Kalau buat cawe-cawe saya kira semua itu akan kalau punya prefe­rensi siapa yang akan me­lanjutkan program kerja­nya kan,” kata Bagja kepa­da wartawan di gedung Bawaslu, Rabu (21/6).

Menurut Bagja, tidak ada hukum yang me­nga­tur cawe-cawe selama ti­dak menggunakan fasilitas negara. Namun ia me­nu­turkan tentu ada konse­kuensi etik terkait hal terse­but, dan yang menilai etik adalah masyarakat. 

Baca Juga  Taklukkan Thailand 1-0, Indonesia Juara Piala AFF U-19 2024

Cawe-cawe Jokowi ju­ga menurutnya demi me­lanj­utkan program kerjanya kan visi misinya, terhadap sosok penggantinya nanti.

“Bawaslu pada titik ini tidak karena beliau kepala negara, juga anggota parpol. Boleh-boleh saja, tinggal tempatnya di mana dan bagaimana,” kata Bagja.

Sebelumnya, Jokowi menegaskan kembali ca­we-cawe yang dilakukannya pada Pilpres 2024 . Menurutnya, cawe-cawe itu merupakan kewajiban moral dan tanggung jawab dirinya sebagai presiden dalam masa transisi ke­pemimpinan nasional.

Hal itu ditegaskan kem­bali Jokowi saat menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang digelar di Se­kolah Partai PDIP, Jalan Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Selasa (6/6).

Baca Juga  Pemuda 32 Tahun Cabuli Anak Bawa Umur

“Cawe-cawe itu kan sudah saya sampaikan bahwa menjadi kewajiban moral, menjadi tanggung jawab moral saya sebagai presiden dalam masa transisi kepemimpinan nasional di 2024,” kata Jokowi dalam jumpa pers yang disiarkan secara daring, Selasa (6/6).

Jokowi mengatakan dirinya harus menjaga agar transisi kepemimpinan nasional pada Pilpres 2024 nanti bisa berjalan dengan baik tanpa adanya riak-riak yang membahayakan.

“Ya harus menjaga agar transisi kepemimpinan nasional pemilu serentak, pilpres itu bisa berjalan dengan baik tanpa ada riak-riak yang membahayakan negara dan bangsa,” kata Jokowi. (jpg)