METRO PADANG

30 Wirausahawan Dilatih Strategi Promosi Ekspor

0
×

30 Wirausahawan Dilatih Strategi Promosi Ekspor

Sebarkan artikel ini
STRATEGI PROMOSI— Wawako Ekos Albar memberi sambutan dalam kegiatan Pelatihan Strategi Promosi Ekspor yang digagas Dinas Perdagangan, Selasa (20/6).

PADANG, METRO–Sebagai Kota penghasil rendang dengan banyaknya Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kota Padang yang menampilkan menu rendang, Wawako Ekos Albar harap rendang Padang dapat memasuki pasar Internasional.

“Padang itu kota rendang, penghasil rendang terbesar,” ungkapnya saat membuka Pelatihan Strategi Promosi Ekspor yang digagas Dinas Perdagangan di salah satu hotel berbintang di Padang, Selasa (20/6).

Wawako Ekos menyebut, alasan dirinya mengatakan Padang sebagai Kota Rendang adalah banyaknya jumlah UMKM dengan menu andalannya berupa rendang, “Kita juga punya Sentra Rendang yang mampu menghasilkan rendang dalam jumlah besar,” ungkapnya.

Selain itu, Ekos Albar menilai bahwa di Padang juga kaya akan kerajinan tangan serta makanan-makanan khas yang diolah oleh UKM. Dia berharap, seluruh produk yang ada itu dapat di ekspor ke mancanegara, dan memasuki pasar Internasional. “Untuk masuk pasar internasional itu tentunya perlu strategi promosi,” ungkapnya.

Wawako berharap melalui pelatihan yang digagas Dinas Perdagangan Kota Padang mampu membangkitkan semangat pemilik UMKM agar produknya sampai ke luar negeri. Salah satunya mempelajari cara promosi yang baik di market place, maupun beriklan di media sosial.

“Apalagi kita mempunyai pelabuhan udara yang mampu mendirect produk ke luar negeri,” ungkap Ekos. Diketahui Pelatihan Strategi Promosi Ekspor ini digelar selama satu hari penuh.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Kota Padang Syahendri Barkah menyebut bahwa pelatihan ini diikuti oleh wirausahawan yang ada di Padang. “Sebanyak 30 wirausahawan kita hadirkan di kegiatan ini,” ungkapnya.

Syahendri Barkah berharap lewat pelatihan ini akan muncul semangat dari pengusaha agar produk mereka mampu diekspor ke luar negeri. Para peserta juga mendapatkan teknik agar mampu menembus pasar internasional. “Sekaligus kita ingin melihat apa saja produk yang bisa kita ekspor ke luar,” pungkasnya.

Kegiatan ini mengundang pemateri dari Balai Besar Pendidikan Pelatihan Ekspor. Seperti Eka Nugroho Susanto, serta Andiarso Hari Tritomo dari Kementerian Perdagangan. (cr2)