JAKARTA, METRO–Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mengusung nama Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno sebagai calon wakil presiden (cawapres). Ganjar Pranowo menampung usulan tersebut dan meminta partai lain ikut mengusulkan.
Penentuan nama Sandi sebagai cawapres pendamping Ganjar diputuskan dalam penutupan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) VI PPP di Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu (17/6).
“Rapimnas VI mengusulkan Saudara Sandiaga Uno sebagai cawapres untuk mendampingi capres Ganjar Pranowo dalam Pemilu 2024,” terang Sekjen PPP Arwani Thomafi saat membacakan rekomendasi rapimnas.
Rapimnas juga menugaskan Plt Ketum PPP Muhammad Mardiono untuk memperjuangkan Sandi sebagai cawapres Ganjar dan menyampaikannya kepada Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri. Setelah ini, kata Arwani, partainya akan bertemu dengan Megawati untuk menyampaikan usulan itu.
Mardiono mengatakan, usulan Sandi sebagai cawapres Ganjar harus mendapat persetujuan dari Megawati. Persetujuan itu bisa dimaklumi. Sebab, Ganjar merupakan kader PDIP yang secara resmi diusung menjadi capres. Proses tersebut sama ketika PPP memutuskan mendukung Ganjar sebagai capres pada Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) V PPP di Jogjakarta beberapa bulan lalu.
Saat itu, kata Mardiono, PPP meminta persetujuan dari Ganjar dan Megawati sebelum memutuskan dukungan kepada gubernur Jawa Tengah itu sebagai capres. “Kami juga meminta persetujuan kepada Presiden Joko Widodo sebagai pemimpin koalisi pemerintah,” ungkapnya.
Namun, lanjut Mardiono, pembahasan cawapres belum final. Dia menegaskan, nama cawapres akan dibahas bersama partai koalisi yang sudah mendukung Ganjar. Selain PDIP dan PPP, ada juga Partai Hanura dan Partai Perindo yang menyatakan dukungan.
Sementara itu, Ganjar mengatakan, sah-sah saja PPP mengusulkan nama Sandi sebagai cawapres. Sebab, PPP merupakan mitra koalisi yang sudah bekerja sama dengan PDIP. “Ya enggak apa-apa, diusulkan saja. Kan banyak partai yang bergabung dengan PDI Perjuangan dan kerja sama,” kata Ganjar dalam konferensi pers seusai acara konsolidasi PDIP Bali di Sanur, Denpasar, Bali, kemarin.
Ganjar berharap, nama-nama lain juga dimunculkan oleh partai politik yang sudah dan akan bekerja sama dengan PDIP. Menurut dia, penentuan cawapres bakal dibahas PDIP dengan partai lainnya. (jpg)






