METRO SUMBAR

Bupati Solsel Resmikan Pembangunan Awal Masjid Tertua di Lubuk Gadang, Ditargetkan Tuntas 2024

0
×

Bupati Solsel Resmikan Pembangunan Awal Masjid Tertua di Lubuk Gadang, Ditargetkan Tuntas 2024

Sebarkan artikel ini
PELETAKAN BATU PERTAMA—Bupati Solok Selatan Khairunas saat meletakkan batu pertama pembangunan Masjid Raya Nurul Huda Lubuk Gadang, Kecamatan Sangir, Minggu (18/6).

SOLSEL, METRO–Bupati Solok Selatan H Khairunas melakukan peletakan batu pertama pembangunan Masjid Raya Nu­rul Huda Lubuk Gadang, Kecamatan Sangir. Peletakan batu pertama ini juga turut dilakukan Ketua DPRD, Zigo Rolanda beserta tokoh masyarakat Lubuk Gadang.

Pembangunan Masjid Nurul Huda yang baru ini dilakukan karena tidak tertampungnya jemaah beribadah di masjid tersebut, apalagi pada saat hari raya.

Masjid sengaja diba­ngun di tempat yang baru agar masjid Nurul Huda lama tidak hilang nilai sejarah dan eksistensinya. Selain itu masjid tersebut juga merupakan salah satu masjid yang tertua di Solok Selatan, di mana masjid ini telah didirikan sejak tahun 1890 lalu.

Bupati Solok Selatan H Khairunas mengatakan upaya pemindahan Masjid Nurul Huda Lubuk Gadang ini dilandasi oleh keinginan besar masyarakat setempat, mengingat semakin bertambahnya jumlah pen­duduk di Lubuk Gadang, baik di Jorong Lubuk Gadang sendiri, maupun dari para perantaunya.

Baca Juga  Ketua STAI-PIQ Sumbar "Tidak Satupun Agama Membenarkan Sikap Intoleran"

“Ini menjadi keinginan kita bersama. Kita berharap nantinya semua la­pisan masyarakat untuk kebersamaannya menjaga masjid ini,” kata Khairunas di lokasi peletakan batu pertama relokasi Masjid Nurul Huda Lubuk Gadang di Jorong Lubuk Gadang, Minggu (18/6).

Khairunas juga me­nyam­paikan ucapan terima kasih kepada pihak keluarga yang telah mewakafkan tanahnya untuk pemba­ngunan masjid tersebut.

Menurut rencana, pem­bangunannya masjid yang baru ditargetkan selesai hingga tahun 2024 nanti. Dan bangunan mas­jid lama berkemungkinan akan dialihfungsikan menjadi pusat kegiatan keagamaan.

“Pembangunan ini secara bersama melalui swadaya masyarakat dan berbagai bantuan. Semoga tidak ada kendala selama proses pembangunannya. Kita meminta masyarakat untuk mengawasinya hingga selesai,” ujar Khairunas.

Baca Juga  Bea Cukai Teluk Bayur Musnahkan 12,4 Juta Batang Rokok Ilegal, Potensi Kerugian Negara Rp 11,6 Miliar

Di kesempatan yang sama, Ketua DPRD Solok Selatan, Zigo Rolanda juga mengapresiasi upaya ma­syarakat dan berbagai pihak yang terlibat dalam pembangunan Masjid Ra­ya Nurul Huda Lubuk Gadang ini.

“Masjid Raya Nurul Hu­da Lubuk Gadang ini merupakan masjid yang tertua di Lubuk Gadang ini. Relokasi ini semoga tidak menghilangkan nilai sejarahnya yang telah susah payah dibangun oleh para pendahulu kita,” tukas­nya.

Selaku DPRD Solok Selatan, dirinya menjelaskan bahwa pembangunan mas­jid tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah saja. Namun yang terpenting adalah menjadi kewajiban bagi masyarakat untuk mempertanggungjawabkan a­gar masjid benar-benar bermanfaat nantinya. (ped/rel)