SAWAHLUNTO, METRO–Guna menyamakan pemahaman bersama dengan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Sawahlunto menggelar rapat koordinasi (Rakor) Pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih, di Hotel Cahaya pada (12/6).
Ketua Bawaslu Sawahlunto Dwi Murini dalam rakor tersebut mengatakan, dalam menjalani tugas untuk mengikuti ritme dan sinkronisasi memerlukan berbagai strategi pengawasan yang dilakukan. Netralitas, etika dalam pengawasan terhadap PPS.
“Menyelaraskan aturan dan bertugas profesionalitas dan integritas, mandiri, jujur jangan sampai salah langkah. PKD tetap merasa enjoy dan tidak tegang tapi tetap di jalan profesionalitas,”ujar Dwi Murini.
Mengetahui karakteristik dan geografis di daerah pengawas masing-masing. Dengan adanya rakor dan bimtek ini, para panwas desa dan kelurahan dapat melaksanakan pekerjaan dan solidaritas terhadap sesama anggota.
Pemateri Samaratul Fuad mengingatkan agar Bawaslu jangan sampai terkecoh, sebab berdasarkan pengalaman-pengalaman sebelumnya ada penggelembungan suara yang pernah terjadi di Talawi dan Silungkang.
“Buat perencanaan pemutakhiran data pemilih dalam konteks pencegahan pelanggaran di wilayah pengawasan masing-masing. Menjaga hak pemilih agar tidak kehilangan hak pilihnya. PKPU No 7 tahun 2022 tentang penyusunan daftar pemilih. Pemahaman data pribadi pemilih berdasarkan Uu no 27 tahun 2022 terkait data pribadi,”ujarnya. (pin)






