METRO BISNIS

Payakumbuh Local Brand, Wadah Para Desainer Tampilkan Hasil Karya

0
×

Payakumbuh Local Brand, Wadah Para Desainer Tampilkan Hasil Karya

Sebarkan artikel ini
KONFERENSI PERS— Konferensi pers persiapan 3 iven di Payakumbuh oleh Ketua Dekranasda Payakumbuh Elfriza Zaharman, dihadiri Kadispar Sumbar Luhur Budianda, Minggu (11/6) di Santika Hotel Padang.

PADANG, METRO–Kota Payakumbuh akan menggelar tiga iven sekaligus yang akan berlangsung bulan Juni dan Juli mendatang. Tiga iven ter­sebut adalah Botuang Festival Payakumbuh, Payakumbuh Local Brand dan Pemilihan Uda dan Uni Payakumbuh serta Audisi Model PLB 2023.
Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Payakumbuh, Elfriza Zaharman, saat konferensi pers yang berlangsung di Santika Hotel Padang, Minggu (11/6).
“Payakumbuh tidak ba­nyak memiliki banyak objek wisata, sehingga yang harus ditingkatkan adalah kuliner dan fashionnya,” kata Elfriza.
Kegiatan tersebut, kata Elfriza, dilaksanakan dari dana pokok pikiran Wakil Ketua DPRD Kota Payakumbuh, Wulan Denura.
Elfriza menjelaskan, iven di Kota Payakumbuh tersebut dilaksanakan pa­da rentang bulan Juni dan Juli 2023.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) Sumatera Barat (Sumbar), Luhur Budianda me­ngatakan, pihaknya ditarget untuk mendapatkan 8,2 juta wisatawan.
“Iven ini juga bisa me­ringankan (beban) target yang diserahkan kepada kami, karena ini bisa menarik minat wisatawan ber­kunjung ke Sumbar,” katanya.
Wakil Ketua DPRD Pa­yakumbuh, Wulan Denura mengatakan, dana pokir yang ia serahkan untuk kegiatan tersebut karena permintaan oleh kelompok perancang busana atau desainer.
“Mereka ingin ada wa­dah atau ruang bagi mereka agar karya desainer dari Payakumbuh ini bisa eksis, ada tujuh brand yang kami tampilkan,” kata politisi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) tersebut.
Ketua Indonesian Fa­shion Chamber (IFC) Su­ma­tera Barat, Fomalhaut Za­mel menyebut bahwa Payakumbuh selalu sema­ngat setiap mengadakan iven, khususnya fashion.
“Bahkan, ketika tidak ada anggaran atau masuk ke dalam rencana belanja, itu diada-adakan, dengan melibatkan berbagai pihak, tentu ini menjadi poin plus bagi kami,” katanya.
Pada kesempatan itu, Fomal juga menjelaskan terkait program Payakumbuh Local Brand 2023.
“Ini pengembangan ta­hun 2022, yang waktu itu diadakan di depan trotoar Ramayana Payakumbuh dan mendapat apresiasi dari pelaku busana lokal,” katanya.
Tahun ini, katanya, Pa­yakumbuh Local Brand dikemas lebih bagus dan lebih enak ditampilkan serta dipublikasikan.
“Ini juga sebagai langkah dan upaya pembuktian bahwa brand lokal di Payakumbuh itu tidak kalah di kota metropolitan lainnya, salah satunya adalah kain Tenun Balai Panjang,” tuturnya. (rom)

Baca Juga  PLN Siap Listriki 780 Ribu Rumah Tangga Lewat Program Lisdes 2025–2029 di RUPTL Baru