BERITA UTAMA

Momentum Kebangkitan Pertanian Indonesia, Hari Ini Digelar Pembukaan Penas ke-XVI KTNA

0
×

Momentum Kebangkitan Pertanian Indonesia, Hari Ini Digelar Pembukaan Penas ke-XVI KTNA

Sebarkan artikel ini
MENINJAU— Pastikan kesiapan Penas KTNA ke XVI Tahun 2023, Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, Wagub, Audy Joinaldy mendampingi Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo saat peninjauan lokasi di Lanud Sutan Sjahrir, kemarin (9/6).

 

PADANG, METRO–Hari ini, Sabtu (10/6) digelarnya secara resmi Pembukaan Pekan Nasional (Penas) ke-XVI Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Tahun 2023 di Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar).

Penas ke-XVI KTNA Tahun 2023 me­ngusung tema “Memantapkan Pe­nguatan Potensi dan Posisi Tawar Ko­moditi Lokal untuk Mewujudkan Ke­mandirian Indonesia Pangan Lumbung Berkelanjutan Pangan Dunia Menuju 2045”,  Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumbar me­mastikan kesiapan Penas ke-XVI KTNA Tahun 2023 sudah 100 persen.

Untuk memastikan ke­sia­pan tersebut, Menteri Per­tanian (Mentan), Syah­rul Yasin Limpo bersama Gubernur Sumbar, Mah­yeldi Ansharullah, Wakil Gubernur (Wagub), Audy Joinaldy dan Sekdaprov Sumbar Hansastri menin­jau lokasi pembukaan Pe­nas ke-XVI KTNA di Lanud Sutan Syahrir, Padang, Jumat (9/6).

Terlihat sejumlah tenda besar yang menampung peserta Penas ke-XVI KT­NA dengan kapasitas men­capai 30 ribu peserta telah berdiri megah. Termasuk tenda utama yang cukup besar berdiri kokoh.

Lokasi pembukaan ju­ga dilengkapi dengan layar videotron yang cukup be­sar di bagian kiri dan kanan tenda utama. Juga terdapat tenda besar lainnya untuk live musik. Di bagian lain Lanud Sutan Sjahrir juga terdapat percontohan la­han dan lokasi pameran hasil pertanian dengan menggunakan tekhnologi terbaru. Kemarin juga di­langsungkan gladi bersih kegiatan.

“Gubernur Sumbar, Mah­yeldi Ansharullah me­nyebut secara umum per­sia­pan fisik lokasi sudah di­rampungkan. “Alhamdulil­lah, kita telah cek bersama Men­teri Pertanian ke lapa­ngan. Persiapan sudah di­ram­pungkan,” ujar Mahyeldi.

Pembukaan kegiatan nasional dipastikan sema­rak dan sukses, karena bakal dihadiri puluhan ribu peserta dari berbagai pro­vinsi di Indonesia. Selain itu juga dimeriahkan berbagai pertunjukan kesenian dan live musik.

Sejumlah menteri di­jad­walkan hadir. Seperti, Men­teri Koordinator Bi­dang Perekonomian, Air­langga Hartarto, Menteri Kelautan dan Perikanan, Menteri Lingkungan Hidup dan Ke­hu­tanan, Menteri Badan Usa­ha Milik Negara (BUMN) Erick Tohir, Men­teri Agraria dan Tata Ru­ang, Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki, Men­teri Perdagangan Zulkifli Hasan.

Baca Juga  Audy Joinaldy Kagumi Tradisi Ikan Larangan di Lubuk Godang Pasbar

“Juga hadir Menteri Pekerjaan Umum dan Pe­rumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadi Mulyo, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno serta Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Anak I Gusti Ayu Bintang.

Selain itu, turut hadir Ketua DPR RI Puan Maharani, Ketua DPD RI La Nyal­la Mataliti, Gubernur Bank Indonesia (BI) dan se­jumlah pejabat lainnya.

Selain itu, 29 gubernur dan 260 bupati wali kota sudah dikonfirmasi bakal hadir. Juga ada 23 petani dari seluruh Indonesia dan 7 ribu pendamping dan official rombongan dari dae­rah yang hadir.

Menteri Pertanian, Syah­rul Yasin Limpo berharap pembukaan dan kegiatan yang dilangsungkan sepe­kan ini sukses dan mem­beri dampak positif terha­dap dunia pertanian di Indonesia.

Syahrul juga berharap penyelenggaraan Penas ke-XVI KTNA Tahun 2023 dapat menjadi momentum kebangkitan pertanian Indonesia. Untuk itu, beragan kegiatan telah dirancang Pemprov Sumbar untuk memeriahkan kegiatan Pe­nas ke-XVI KTNA yang berlangsung dari tanggal 10-15 Juni di Lanud Sutan Syahrir, Padang.

Selain melibatkan OPD terkait dari Pemprov Sum­bar, melibatkan Kemen­terian Pertanian, Kemen­terian Ke­lautan Perikanan,  Kemen­terian Lingkungan Hi­dup dan Kehutanan (KLHK), KTNA dan Pemko Padang.

Di antaranya, aneka pameran buah dan bunga, budidaya jagung, pera­gaan inovasi teknologi, PAMIGO pabrik mini mi­nyak goreng. Juga ada layanan karantina keliling, smart green house holti­kult­ura, demo alsintan. Juga ada pertanian presisi dan penerapan standar pertanian dan peternakan, instalasi hidroponik Tabu­lampot.

Kemudian percontohan pengendalian HPT cabai, bawang, budidaya lebah madu, budidaya  bawang merah, hesbisita, budidaya jagung, budidaya tanaman hortikultura, budidaya sor­gum dan gandum. Termasuk juga budidaya tanaman pangan lahan kering, budidaya padi zero waste, miniranch sapi,  ternak ruminasa hulu dan hilir.

Baca Juga  Curi Panel Tenaga Surya Macan Kumbang “Terkam” Tiga Sekawan

Area storage dan display alsintan, worshop dan taxsi alsintan, apartement kepiting, apartement cacing sutra dan ikan hias, smart fisheries village hulu dan hilir.“Mahyeldi melalui Sekdaprov Sumbar, Hansastri menyebut sekarang sudah 25 ribu lebih peserta yang mendaftar. Diprediksi jelang pembukaan, peserta akan terus bertambah.

Sebab selain yang dibiayai pemerintah daerah ada juga peserta yang datang dengan swadaya ke Padang.

“Alhamdulillah, puluhan ribu peserta sudah hadir di Padang. Bahkan se­jumlah peserta juga sudah datang,” tutur Mahyeldi.

Mahyeldi menambahkan, dalam event nasional ini, keterlibatan peserta dan masyarakat sangat tinggi. Hal ini terlihat dari adanya kegiatan gelar tek­nologi. Di mana, para peserta diberikan ruang menampilkan karyanya da­lam bentuk pemeragaan hasil inovasi dan pemanfaatan teknologi dalam bidang pertanian.

Selain itu untuk keterlibatan masyarakat sekitar, tampak dari pemanfaatan ribuan rumah masyarakat untuk penginapan para peserta dengan menggu­na­kan sistem sewa.

Mahyeldi menilai KTNA 2023 memiliki peran strategis membantu memajukan sektor pertanian nasional yang tantangannya semakin besar ke depan.  Penas ke-XVI KTNA  bentuk kepercayaan pemerintah pusat dan KTNA kepada Provinsi Sumbar.

Ia menambahkan, Pem­prov Sumbar memberi perhatian besar terhadap pe­ngembangan sek­tor pertanian, hal tersebut terlihat dari pengalokasian 10 persen anggaran untuk mendukung sektor pertanian.

Hal ini bertujuan meningkatkan dan mengembangkan sektor pertanian yang ada.

“Kami ingin kesejahteraan petani dan nelayan dapat semakin membaik dan berkelanjutan,” ujar Mahyeldi.

Melalui KTNA XVI 2023 ini ia berharap lahir berbagai inovasi dan teknologi dalam pengembangan sektor pertanian, serta pendampingan terhadap petani pemula.

“Petani dan nelayan makmur, Indonesia pasti maju. Maka dari itu mari kita satukan tekad, untuk menjadikan lndonesia se­bagai lumbung pangan du­nia tahun 2045,” ucapnya. (AD.ADPSB)